%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Harahap, Ahmad Noor Affifi %A FIK UNP, %B Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP %D 2014 %F repounp:38069 %I Universitas Negeri Padang %K PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI %T Studi Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Menurut KTSP di SMP Tunas Harapan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38069/ %X Pelaksanaan pembelajaran Penjas Orkes menurut KTSP di SMP Tunas Harapan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru belum terlaksana. Ini disebabkan banyak kemungkinan seperti, tujuan pembelajaran yang belum tercapai, materi pembelajaran yang belum tercapai, metode pembelajaran yang kurang tepat, media atau alat pembelajaran yang kurang baik kualitas maupun kuantitasnya, evaluasi pembelajaran yang belum terlaksana, sarana dan prasarana yang tidak memadai dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Menurut KTSP di SMP Tunas Harapan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Populasi penelitian ini berjumlah 639 siswa dengan status terdaftar sebagai siswa di SMP Tunas Harapan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Stratified Purposive Random sampling yaitu 10% dari jumlah populasi sehingga menjadi 44 siswa sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan angket yang dikualifikasikan menurut skala Guttman dan dirancang sedemikian rupa sehingga bisa menyebabkan informasi yang lebih objektif dari responden. Analisis data penelitian menggunakan teknik distribusi frekuensi (statistik deskriptif) dengan perhitungan persentase P = F/N × 100%. Dari analisis data diperoleh hasil rata-rata jawaban penelitian masing-masing indikator dari Studi Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Menurut KTSP di SMP Tunas Harapan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru yaitu tujuan pembelajaran 54,54% diklasifikasikan sangat cukup, materi pembelajaran 52,27% diklasifikasikan cukup, metode pembelajaran 50,00% diklasifikasikan cukup, media/alat pembelajaran 52,27% diklasifikasikan cukup dan evaluasi pembelajaran 52,27% diklasifikasikan cukup. Hasil dari lima indikator didapat (mean) seluruh jawaban 52,27% diklasifikasikan “cukup”.