relation: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38061/ title: Deiksis Bahasa Melayu di Dusun Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Provinsi Jambi creator: Megawati, Agustina subject: LC Special aspects of education subject: P Philology. Linguistics description: Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna deiksis persona, deiksis tempat, dan deiksis waktu dalam bahasa Melayu di Dusun Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Oleh sebab itu, jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, sehingga data penelitian ini berupa tuturan informan dalam bahasa Melayu di Dusun Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Provinsi Jambi yang mengindikasikan bentuk deiksis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode cakap dan simak. Penganalisisan data dengan mentranskripsikan data hasil rekaman ke bahasa tulis, menyeleksi, mengklafikasikan, dan merumuskan kesimpulan berdasarkan analisis data yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 53 bentuk deiksis. Pertama, deiksis persona ditemukan 31 bentuk deiksis. Bentuk deiksis persona kategori orang pertama merujuk kepada diri penutur, yang meliputi bentuk: aku „saya‟, awak „saya‟, ngan „saya‟, kito „kita‟, dan kami „kami‟. Bentuk deiksis persona kategori orang kedua merujuk kepada lawan bicara atau petutur yang berjumlah satu orang atau lebih, uang meliputi bentuk:kau „kamu perempuan/laki-laki‟, kamu „kamu perempuan/laki-laki‟, kawan „kamu laki-laki, kulub „kamu laki-laki‟, betino „kamu perempuan‟, nco „kamu laki-laki‟, budakbudak „kalian‟. Bentuk deiksis persona kategori orang ketiga merujuk kepada orang yang menjadi objek pembicaraan, atau orang yang dibicarakan yang berjumlah satu orang atau lebih, yang meliputi bentuk: dio „dia laki/perempuan‟, nyo „dia laki-laki/perempuan‟, budak tu „dia laki-laki/perempuan‟, kanti „dia laki-laki/perempuan, orang tu „mereka‟.Bentuk deiksis persona orang kedua dan ketiga merujuk kepada penutur dan orang yang berada diluar tuturan, yang meliputi bentuk, mak uwo „kakak perempuan ibu‟, mak cik „bibi‟, pak cik, „paman‟, ayuk „kakak perempuan‟, pejantan „abang laki-laki‟, abang „kakak laki-laki‟, adek „adik laki-laki/perempuan‟. Kedua, deiksis tempat ditemukan 8 bentuk deiksis. Bentuk deiksis tempat merujuk kepada keterangan tempat atau ruang, yang meliputi bentuk: iko „ini‟, ko ha „ini‟, tu ha „itu‟, ke sano „ke sana‟, ke siko „ke sini‟, lua „luar‟, dalam „dalam‟, ateh „atas‟, bawa ‘bawah’. Ketiga, deiksis waktu ditemukan 14 bentukdeiksis.Bentuk deiksis waktumerujuk kepada keterangan waktu, yang meliputi bentuk: tadi „tadi‟, kini „sekarang‟, agek „nanti‟, pagi „pagi‟, minggu ko „minggu ini‟, besok „besok‟, seminggu „satu minggu‟, kemaren „kemarin‟, sekarang „sekarang‟, sbenta „sebentar‟, siang „siang‟, gek malam „nanti malam, cepat nian „cepat sekali‟. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa bentuk-bentuk deiksis dalam bahasa Melayu di Dusun Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, baik deiksis persona, deiksis tempat, maupun deiksis waktu, mempunyai makna yang tidak tetap karena tergantung konteks yang digunakan. Hal tersebut, tentu tidak terlepas dari konteks situasi pembicara, siapa, kapan, dan di mana bentuk itu diujarkan date: 2012 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: en identifier: https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38061/1/final_B1_1_AGUSTINA_MEGAWATI_S_00113_5744_2012.pdf identifier: Megawati, Agustina (2012) Deiksis Bahasa Melayu di Dusun Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Bachelor/Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.