@phdthesis{repounp38055, title = {Pengaruh Teknik Parafrase Cerita terhadap Keterampilan Menulis Teks Naskah Drama Satu Babak Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman}, year = {2014}, school = {Universitas Negeri Padang}, keywords = {PENGARUH TEKNIK PARAFRASE CERITA}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/38055/}, author = {Manurung, Agustina}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh teknik parafrase cerita terhadap keterampilan menulis teks naskah drama satu babak siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu (1) keterampilan menulis teks naskah drama satu babak dan (2) penerapan teknik parafrase cerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen dengan model posstest only control group design (tanpa tes awal). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman yang terdaftar 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah keterampilan menulis teks naskah drama satu babak tanpa menggunakan teknik parafrase cerita dan dengan menggunakan teknik parafrase cerita. Data penelitian ini adalah skor tes keterampilan menulis teks naskah drama satu babak tanpa menggunakan teknik parafrase cerita siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman dan skor tes keterampilan menulis teks naskah drama satu babak dengan menggunakan teknik parafrase cerita siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman. Keterampilan menulis teks naskah drama satu babak tanpa menggunakan teknik parafrase cerita dan dengan menggunakan teknik parafrase cerita dibandingkan dengan menggunakan rumus uji-t untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang terjadi. Instrumen penelitian ini adalah tes unjuk kerja, yaitu menulis teks naskah drama satu babak. Hasil penelitian ini ada tiga. Pertama, keterampilan menulis teks naskah drama satu babak siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman tanpa menggunakan teknik parafrase cerita berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) yaitu (55,87). Kedua, keterampilan menulis teks naskah drama satu babak siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman dengan menggunakan teknik parafrase cerita berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) yaitu (75,12). Ketiga, berdasarkan hasil uji-t, hipotesis alternatif (H1) diterima pada taraf siginifikansi 95\% dan derajat kebebasan (dk) = n1 + n2 - 2 karena thitung {\ensuremath{>}} ttabel (3,67 {\ensuremath{>}} 1,67). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks naskah drama satu babak siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pariaman dengan menggunakan teknik parafrase cerita (rata-rata 75,12) lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan teknik parafrase cerita (rata-rata 55,87).} }