@phdthesis{repounp37920, title = {Analisis Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMAN 2 Padang Panjang}, year = {2020}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {August}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37920/}, author = {Wahyuni Nst, Tia}, abstract = {Tujuan penelitian ini ada dua. Pertama, mendeskripsikan struktur teks eksposisi karya siswa kelas X SMA Negeri 2 Padang Panjang. Kedua, mendeskripsikan kebahasaan teks eksposisi karya siswa kelas X SMAN 2 Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Padang Panjang. Data penelitian ini berupa teks eksposisi yang diperoleh dari sumber data penelitian yaitu dokumentasi hasil tugas siswa kelas yang berjumlah 60 teks eksposisi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data dianalisis dengan cara mendeskripsikan, menganalisis, dan membahas data berdasarkan teori. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, ditemukan 3 karakteristik struktur teks eskposisi, yaitu tesis, argumentasi, dan penegasan ulang didalam tulisan siswa kelas X SMA Negeri 2 Padang Panjang. Kedua, ditemukan 3 ciri kebahasaan, yaitu pronomina, konjungsi, dan kata-kata leksikal. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan dua hal. Pertama, dalam menulis teks-teks eksposisi karya siswa kelas X SMA Negeri 2 Padang Panjang telah menggunakan tiga struktur teks eksposisi, yaitu tesis, argumentasi, dan penegasan ulang. Adapun karakteristik ketiga struktur yaitu, pada tesis lebih dominan mengungkapkan pendapat atau opini dari penulis, pada argumentasi lebih dominan berisi argumen atau alasan yang mendukung pernyataan penulis, dan penegasan ulang lebih dominan berisi penutup dan kesimpulan. Kedua, jika dilihat dari karakteristik kebahasaannya, teks eksposisi karya Siswa kelas X SMA Negeri 2 Padang Panjang telah menggunakan ketiga karakteristik kebahasaan teks eksposisi. Ketiga karakteristik kebahasaan tersebut yaitu, pronomina dipakai untuk mengganti nomina, konjungsi dipakai untuk kategori yang menghubungkan kata dengan kata, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, dan paragraf dengan paragraf, dan kata-kata leksikal dipakai untuk mengarah pada benda, baik abstrak maupun nyata.} }