%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Mulya, Agung %A FIS UNP, %B Pendidikan Geografi FIS UNP %D 2013 %F repounp:37879 %I Universitas Negeri Padang %K ANALISIS KETERSEDIAAN PRASARANA TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS %T Analisis Ketersediaan Prasarana Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37879/ %X Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi produksi sampah ratarata harian warga di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamata Kuranji, Kota Padang. (2) mengidentifikasi jumlah kebutuhan tempat Penampungan Sementara sampah (TPS) di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (3) mengetahui persebaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif yang mendeskripsikan prasarana pendukung kebersihan lingkungan berupa Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah per hari di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh aspek yang berkaitan dengan prasarana kebersihan lingkungan di Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi, observasi lapangan dan wawancara. Data-data diperoleh dari beberapa instansi terkait untuk data sekunder serta observasi dan wawancara untuk data primer. Data kemudian diolah menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa, (1) Rata-rata produksi timbulan sampah masyarakat Kelurahan Sungai Sapih sebanyak 48,425 liter /hari dengan 3 liter sampah orang/hari dengan pola pengelolaan yang bervariasi. (2) Kebutuhan TPS berdasarkan rata-rata produksi sampah yang dihasilkan masyarakat per hari adalah sebanyak 6 unit kontainer berukuran 8 m3 berkapasitas 8000 liter sampah (3) Berdasarkan analisis persebaran TPS, didapatkan luasan wilayah yang cocok dijadikan lokasi TPS dengan acuan normatif SNI 03-3241-1994 tentang tata cara pemilihan lokasi TPA yang telah disesuaikan, sehingga diperoleh kriteria yang cocok yaitu jarak TPS dari permukiman, aksesibilitas sarana dan prasarana TPS, daya lingkup TPS terhadap permukiman, serta jarak dengan sumber air.