%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Aswir, Rizki %A FIP UNP, %B Bimbingan dan Konseling FIP UNP %D 2013 %F repounp:37847 %I Universitas Negeri Padang %T Permasalahan yang Dialami Personil Batalyon Infanteri 133/YS Padang dan Kemungkinan Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37847/ %X Permasalahan dapat selalu muncul pada setiap individu. Permasalahan tersebut meliputi permasalahan diri pribadi, sosial, kehidupan dalam keluarga, dan dalam karirnya. Begitu juga bagi anggota TNI, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seringkali mengalami permasalahan-permasalahan yang terkait pada aspek pribai, sosial, dan keluarga. Berdasarkan kenyataan yang ditemui di Batalyon Infanteri 133/YS Padang, Anggota TNI mengalami masalah melanggar kedisiplinan, sering bermasalah dengan institusi lain, dan juga masalah-masalah dalam keluarga. Berdasarkan fakta tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan masalah-masalah yang dialami oleh anggota TNI Batalyon Infateri 133/YS Padang dan kemungkinan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan masalah-masalah yang dialami oleh anggota TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang dalam bidang pribadi, sosial, kehidupan keluarga, dan kemungkinan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang yang berjumlah 654 orang. Teknik pengampilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 85 orang. Alat pengumpul data adalah angket yang mengungkapkan masalah-masalah yang dihadapi anggota TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang, kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik persentase. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: 1) masalah yang dihadapi oleh anggota TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang adalah pada bidang pribadi yaitu berkaitan dengan kondisi fisik yang terkait dengan pelaksanaan tugas sebagai anggota TNI, 2) kemungkinan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling adalah dengan memberikan layanan informasi, layanan konseling perorangan, layanan penempatan dan penyaluran, serta mengadakan layanan mediasi. Berdasarkan temuan penelitian disarankan kepada pimpinan TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang untuk lebih memperhatikan masalah yang dialami anggotanya terutama terkait dengan kondisi fisik, kesehatan, dan kebugaran anggota dalam menjalankan tugas, serta dapat melakukan kerjasama dengan konselor untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang dialami oleh anggota TNI Batalyon Infanteri 133/YS Padang.