%T Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Motivator di SMA Negeri (SMA N) Kota Sawahlunto %I Universitas Negeri Padang %A Thasa Tesia Widasuari %X Penelitian ini dilatarbelakangi karena persepsi guru tentang pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kota Sawahlunto belum berjalan sebagaimana mestinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang: memberikan penghargaan, memberikan kesempatan mengembangkan diri, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di SMA Negeri (SMA N) Kota Sawahlunto. Pertanyaan penelitian ini adalah: 1) bagaimanakah persepsi guru tentang pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator dalam memberikan penghargaan, 2) bagaimanakah persepsi guru tentang pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator dalam memberikan kesempatan mengembangkan diri, dan 3) bagaimanakah persepsi guru tentang pelaksanaan fungsi kepala sekolah sebagai motivator dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di SMA N Kota Sawahlunto. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMA Negeri Kota Sawahlunto sebanyak 101 orang. Jumlah sampel adalah 51 orang yang diambil menggunakan teknik Sampling Random/ sampel acak. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah angket, model skala Likert yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Motivator di SMA N Kota Sawahlunto dalam memberikan pujian, memberikan hadiah, dan memberikan perhatian/ bimbingan yang dilakukan kepala sekolah sudah cukup terlaksana dengan rata-rata skor 3,19, (2) Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Motivator di SMA N Kota Sawahluntodalam pengambilan keputusan, pendidikan dan pelatihan, dan kenaikan pangkat yang dilakukan kepala sekolah sudah cukup terlaksana dengan rata-rata skor 3,41, dan (3) Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Motivator di SMA N Kota Sawahlunto dalam menciptakan keharmonisan dalam bekerja, dan kenyamanan yang dilakukan kepala sekolah sudah baik dengan rata-rata skor 4,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Persepsi Guru tentang pelaksanaan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Motivator di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) Kota Sawahlunto yang dilakukan kepala sekolah sebagai motivator sudah cukup terlaksana (3,55). %L repounp37837 %D 2013