%X Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemanfaatan buah terong belanda dalam pengolahan makanan masih kurang, pada hal terong belanda memiliki nilai gizi yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kadar gula sebanyak 40%; 50% dan 60% terhadap kualitas selai dari segi, warna, aroma, tekstur dan rasa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni (true eksperimen) dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap satu faktor, yaitu penggunaan kadar gula (40%; 50% dan 60%) sebanyak tiga kali pengulangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari 30 orang panelis yang memberikan jawaban dari angket (format uji organoleptik). Data yang sudah diperoleh kemudian ditabulasikan dalam bentuk tabel dan dilakukan analisa varian (ANAVA). Jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara 40%; 50% dan 60% terhadap kualitas selai yaitu pada kualitas warna merah marun, kualitas tekstur mudah dioles dan kualitas rasa manis keasaman khas terong belanda. Kualitas aroma khas terong belanda dan kayu manis serta tekstur halus tidak berpengaruh. Persentase terbaik terdapat pada penggunaan kadar gula sebanyak 60% terhadap kualitas warna, 60% terhadap kualitas tekstur dan 60% untuk rasa. Maka disarankan menggunakan kadar gula sebanyak 60% dari jumlah total bahan yang digunakan %D 2017 %K KADAR GULA, SELAI TERONG BELANDA, KUALITAS %L repounp37712 %A Tessa Kurnia %T Pengaruh Kadar Gula terhadap Kualitas Selai Terong Belanda %I Universitas Negeri Padang