@phdthesis{repounp37507, title = {Produktivitas Kerja Karyawan Industri Konstruksi dalam Dua Lintas Budaya}, year = {2019}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {July}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37507/}, author = {Adriadi, Riki}, abstract = {Di era digitalisasi saat ini, semua Ranah ilmu berkecimpung menggunakan Teknologi yang canggih demi mengantarkan pekerjaan yang cepat dan lugas, Dalam penyelesaian proyek konstruksi sering kita jumpai permasalahan-permasalahan yang secara kompleks, secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan adalah (a) Rendahnya tingkat motivasi karyawan karena adanya perbedaan dua budaya (b) konflik-konflik yang tidak dapat terpecahkan (c) Rendahnya jiwa Entrepreneurship karyawan dalam memanfaatkan peluang yang ada (d) Kegagalan perusahaan dalam mengatur Sumber Daya Manusia (SDM), (e) Belum terbentuknya karakter kepemimpinan antar dua budaya karyawan (d) Kegagalan perusahaan dalam memanfaatkan Teknologi yang maju saat ini yang terkait dengan penyelesaian pekerjaan yang efektif dan efisien. Kelemahan dalam mempertimbangkan produktifitas tenaga kerja disebabkan karena masalah produktifitas di proyek sangat kompleks dan adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Dalam hal ini dalam satu proyek konsruksiter dapat dua etnis dan budaya yang berbeda yaitu budaya Minang dan budaya Sunda, berdasarkan observasi di lapangan. Ada beberapa indikator sebagai solusi dalam mengatasinya dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja, yaitu (1) Entrepreneurship karyawan, (2) Motivasi Kerja, (3) Kepemimpinan, (4) Sumber Daya Manusia dan (5) Teknologi Informasi Kerja. Metode yang digunakan adalah Mix Metode Kuantitatif dan Kualitatif Statistik MANOVA (Multivariat of Variant analysis) dengan hasil yang didapat yaitu Cronbach's Alpha sebesar 0.896 dan Cronbach's Alpha Based on Standarized items adalah sebesar 0.930 dan koefisien determinasi Produktivitas sebesar R = 0,936 a dan R square sebesar 0,875. Dan kemudian direalisasikan dalam Model SEM (Struktural equations Modelling). Hasil yang disajikan dalam disertasi ini adalah sebuah Model yang efektif dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan indutri konstruksi pada dua lintas budaya. (khususnya budaya kerja Minang dan Budaya kerja Sunda).} }