%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Fauzan, Fauzan %A FIK UNP, %B Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi FIK UNP %D 2024 %F repounp:37495 %I Universitas Negeri Padang %K Tinjauan Kemampuan Teknik Pukulan (STROKE) pada Atlet Bulutangkis Club Masri M Kota Payakumbuh %T Tinjauan Kemampuan Teknik Pukulan (STROKE) pada Atlet Bulutangkis Club Masri M Kota Payakumbuh %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37495/ %X Keterampilan dasar sangat penting dikuasai oleh pemain bulutangkis agar dapat mengembalikan shuttlecock dengan baik dan efektif. Teknik dasar yang baik tidak hanya mempermudah penyerangan dan pertahanan, tetapi juga mendukung penerapan strategi permainan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan teknik pukulan pada atlet bulutangkis yang tergabung di Club Masri M Kota Payakumbuh. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi empat teknik dasar pukulan, yaitu servis, lob, dropshot, dan smash, yang merupakan teknik pokok dalam permainan bulutangkis. Dengan demikian, penelitian ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif terkait tingkat penguasaan teknik dasar tersebut pada para atlet, sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan kemampuan mereka ke depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah 20 orang atlet bulutangkis yang aktif berlatih di Club Masri M Kota Payakumbuh. Pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian tes keterampilan teknik pukulan, meliputi servis, lob, dropshot, dan smash. Setiap atlet diuji secara individual menggunakan instrumen tes yang telah divalidasi oleh para ahli, dan setiap teknik dinilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengetahui distribusi tingkat kemampuan atlet pada masingmasing teknik, serta untuk mengidentifikasi teknik mana yang paling banyak dikuasai maupun yang masih memerlukan pembinaan lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan teknik pukulan para atlet secara umum berada pada kategori cukup. Rincian hasil menunjukkan bahwa 15% atlet memiliki servis pendek dalam kategori baik, 65% servis panjang, 35% lob, 65% dropshot, dan 40% smash berada pada kategori baik, sementara sisanya masih memerlukan peningkatan. Meskipun sebagian atlet telah menguasai beberapa teknik dasar dengan baik, secara keseluruhan masih dibutuhkan upaya pembinaan dan pelatihan lebih lanjut agar penguasaan teknik dasar dapat merata dan prestasi atlet dapat meningkat secara signifikan.