%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Maznur, Maznur %A Universitas Negeri Padang, %B Teknologi Pendidikan S2 UNP %D 2011 %F repounp:37451 %I Universitas Negeri Padang %K HASIL BELAJAR, SOSIOLOGI %T Perbedaan Hasil Belajar Sosiologi Menggunakan Strategi Problem Solving dengan Konvensional di SMA Negeri 1 Tapung Hilir Kabupaten Kampar Propinsi Riau. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37451/ %X Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif dan afektif menggunakan strategi Problem Solving dengan pembelajaran Konvensional mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metoda kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswa kelas X SMA Negeri 1 Tapung Hilir dari hasil belajar Sosiologi di semester I tahun ajaran 2009/2010, jumlah sampel 68 orang siswa yang terdiri dari 34 orang siswa kelas eksperimen dan 34 orang siswa kelas control. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode quasi experimental. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes objektif dan angket model skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data diolah menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar nilai kognitif mata pelajaran sosiologi dengan menggunakan Strategi Problem Solving di SMA Negeri 1 Tapung Hilir hasil lebih baik dari pembelajaran Konvensional: (2) Hasil belajar nilai afektif mata pelajaran sosiologi pada Strategi Problem Solving di SMA Negeri 1 Tapung Hilir hasil baik dari pembelajaran Konvensional. Kesimpulan, dengan pembelajaran menggunakan strategi problem solving siswa dapat mendisain suatu penemuan baru, berpikir dan bertindak secara kreatif, realistis, dan juga dapat merubah emosi yang berhubungan dengan mental seperti sikap, minat, konsep diri, nilai dan moral siswa dan akhirnya disekolah menjadi siswa yang baik, patuh dan berguna dimasyarakat.