%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Zuve, Farel Olva %A FBS UNP, %B Pdd. Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP %D 2013 %F repounp:37391 %I Universitas Negeri Padang %K Paragraf argumentasi, teknik acak kalimat, keterampilan menulis, SMA Adabiah 2 Padang, kelas X.9 %T Peningkatan Kemampuan Menata Paragraf Argumentasi dengan Teknik Acak Kalimat Siswa Kelas X.9 SMA Adabiah 2 Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37391/ %X Tujuan penelitian ini ada dua. Pertama, untuk mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan menata paragraf argumentasi dengan teknik acak kalimat siswa kelas X.9 SMA Adabiah 2 Padang. Kedua, untuk mendeskripsikan hasil dari penerapan teknik acak kalimat dalam pembelajaran menata paragraf argumentasi. penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode deskriptif. Data pada penelitian ini diperoleh dari tiga instrumen yaitu: tes unjuk kerja, angket respon siswa, dan lembar observasi. Data kuantitatif diperoleh dari tes unjuk kerja siswa sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil angket respon siswa, lembar observasi dan catatan lapangan. Penelitian ini dilaksanakan atas beberapa tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap observasi, dan (4) tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.9 SMA Adabiah 2 Padang pada tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 38 orang dan terdiri atas 17 orang siswa laki-laki dan 21 orang siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan tiga hal berikut. Pertama, teknik acak kalimat membantu siswa dalam menata paragraf argumentasi. Kedua, siswa mengetahui pendahuluan, isi, dan penutup suatu paragraf dengan adanya pembelajaran dengan teknik acak kalimat. Ketiga, penerapan teknik acak kalimat dalam pembelajaran menata paragraf argumentasi meningkatkan kemampuan siswa dalam menata kalimat dalam suatu paragraf. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menata paragraf argumentasi telah meningkat dengan penggunaan teknik acak kalimat yang diterapkan dalam pembelajaran. Pada prasiklus kemampuan menata paragraf argumentasi siswa sebesar 53,80%. Pada siklus 1 kemampuan siswa dalam menata paragraf argumentasi sebesar 65,74%. Pada siklus 2 kemampuan siswa meningkat menjadi 82,46%.