%A Dessyta Gumanti %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara jam kerja, tata ruang kantor dan pengawasan dengan produktivitas kerja pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Solok sebanyak 38 orang pegawai. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. Data primer penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan angket yang disebarkan kepada sampel/responden penelitian. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi dan studi kepustakaan, peraturan perundang-undangan dan penelitian yang ada kaitannya dengan bahan penelitian. Data yang telah terkumpul tersebut lalu dianalisis secara statistik dengan analisis korelasi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil dari analisis data diperoleh bahwa (1) Terdapat hubungan yang berarti jam kerja, tata ruang kantor dan pengawasan secara bersama-sama dengan produktivitas kerja dengan Fhitung ≥ Ftabel 13,77 ≥ 2,88 (2) Terdapat hubungan yang berarti jam kerja dengan produktivitas kerja terlihat dari Sig = 0,000 < α = 5% atau t hitung = 4,466 ≥ t tabel = 2,038 (3) Terdapat hubungan yang berarti tata ruang kantor dengan produktivitas kerja dengan terlihat dari Sig = 0,000 < α = 5% atau t hitung = 5,029 ≥ t tabel = 2,038 Dan (4) Terdapat hubungan yang berarti tata ruang kantor dengan produktivitas kerja terlihat dari Sig = 0,000 < α = 5% atau t hitung = 5,597 ≥ t tabel = 2,038. Dalam penelitian ini disarankan: 1) kepada pegawai agar lebih meningkatkan kuantitas pekerjaan yang dapat diselesaikan dan pegawai dapat bekerja sesuai dengan jumlah jam kerja yang ada dan dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan pekerjaan. 2) kepada pimpinan agar dapat memberikan dorongan terdapat pegawai agar lebih produktif dalam bekerja dan pimpinan bisa memberikan perhatian yang lebih terhadap pengawasan yang dilakukan khususnya untuk tindakan koreksi terhadap berbagai kesalahan atau penyimpangan yang mungkin dapat terjadi selama proses pekerjaan berlangsung. 3) kepada kantor agar penataan ruangan kantor lebih diperhatikan baik bagi pimpinan dan pegawai sehingga dapat menciptakan suasana kerja yang baik dan nyaman terutama untuk penggunaan segenap ruangan agar komposisi ruangan menjadi lebih seimbang. %D 2012 %T Hubungan Jam Kerja, Tata Ruang Kantor dan Pengawasan dengan Produktivitas Kerja Pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Solok %L repounp37365 %I Universitas Negeri Padang