TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37293/ M1 - Skripsi KW - Model CORE KW - Connecting Organizing Reflecting Extending KW - pembelajaran matematika KW - hasil belajar KW - SMA Negeri 9 Padang KW - kelas X TI - Penerapan Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Padang Tahun Pelajaran 2013/2014 ID - repounp37293 PB - Universitas Negeri Padang A1 - Humaira, Fadhilah Al Y1 - 2014/01/23/ N2 - Penelitian ini diawali dari kenyataan yang terjadi di sekolah, dimana pembelajaran matematika yang berlangsung belum optimal dalam membantu siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan dan kurang melatih siswa untuk mengemukakan ide-ide matematisnya secara lisan maupun tulisan, sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa tergolong masih rendah. Keadaaan ini berdampak pada hasil belajar matematika siswa. Untuk itu, dilakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran yang dapat berorientasi pada keaktifan siswa, salah satunya adalah model CORE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan model pembelajaran CORE lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 9 Padang tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan randomized control group only design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 9 Padang tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas X.1 sebagai kelas kontrol dan X.3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar berupa soal essay yang penilaiannya menggunakan rubrik kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis pada kelas eksperimen adalah 76,84 dan kelas kontrol adalah 67,49. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t satu pihak, diperoleh nilai t hitung = 2,090 lebih besar dari t tabel = 1,669. Karena t hitung > t tabel maka H ditolak pada taraf signifikan 0,05. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan model pembelajaran CORE lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada kelas X SMAN 9 Padang tahun pelajaran 2013/2014. AV - public ER -