%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Dinanti, Esa Putri %A FMIPA UNP, %B Pdd. Matematika FMIPA UNP %D 2014 %F repounp:37285 %I Universitas Negeri Padang %K Strategi metakognitif, pemecahan masalah, pembelajaran matematika, SMA Negeri 1 Guguk, kelas X %T Pengaruh Penerapan Strategi Metakognitif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kecamatan Guguk %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37285/ %X Kemampuan pemecahan masalah dalam pemebelajaran matematika merupakan hal yang penting. Sementara itu kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Kec. Guguk masih rendah. Salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa adalah menerapkan strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika. Strategi metakognitif adalah strategi yang menimbulkan kesadaran pada siswa terhadap proses berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perkembangan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Kec. Guguk dengan diterapkannya strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika. 2) Kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Kec. Guguk dengan diterapkannya strategi metakognitif lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah gabungan penelitian deskriptif dan eksperimen semu dengan rancangan Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 1 Kec. Guguk tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terpilih kelas X 7 sebagai kelas eksperimen dan X sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah kuis pada setiap akhir pertemuan dan tes pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami fluktuasi, yang dapat dilihat dari hasil kuis yang diberikan setiap akhir pertemuan. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa untuk kelas eksperimen dan kontrol berturut-turut adalah 79,06 dan 70,56. Dari perhitungan uji-t diperoleh t-hitung 2,93 dan t-tabel 1,64, berdasarkan hal tersebut didapat t-hitung > t-tabel. P-Value yang diperoleh adalah 0,005 pada taraf nyata = 0,05. Oleh karena P-Value < �, berarti Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang pembelajaran menggunakan strategi metakognitif lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.