%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Malita, Ewis %A FIS UNP, %B Pdd. Geografi FIS UNP %D 2013 %F repounp:37219 %I Universitas Negeri Padang %K Penambang minyak tradisional, Sungai Angit, Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, profil sosial ekonomi %T Profil Penambang Minyak Tradisional di Desa Sungai Angit Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37219/ %X Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil penambang minyak tradisional di Desa Sungai Angit kecamatan Babat Toman kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Untuk mengetahui data tersebut maka dapat dilihat dari indikator yang digunakan diantaranya 1) persebaran lokasi tambang usaha tambang minyak, 2) sistem kepemilikan usaha tambang minyak, dan 3) tingkat kesejahteraan pekerja tambang minyak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan kombinasi model concurrent triangulation, teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling, dimana pengambilan sampel ditentukan berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: pekerja tambang merupakan pekerja tambang minyak tradisional dan pekerjaan pokoknya sebagai penambang. Sampel responden pada penelitian ini berjumlah 15 orang pekerja tambang minyak tradisional. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Sedangkan sampel yang digunakan untuk menentukan lokasi tambang yaitu sebanyak 5% dari jumlah sumur bor. Teknik analisa data secara statistik berupa formula persentase dengan tujuan melihat kecenderungan masing-masing indicator pada penelitian kuantitatif, sedangkan untuk pendekatan kualitatif, analisis menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Dari hasil penelitin ditemukan bahwa persebaran lokasi tambang minyak di Desa Sungai Angit terletak pada formasi airbenakat dan andesit. Sistem kepemilikan usaha yaitu milik bersama. Pendapatan per bulan yang diperoleh dari hasil pertambangan sebesar Rp. 6.000.000 – Rp. 7.000.000 lebih besar dari Upah Minimum Regional di Provinsi Sumatera Selatan yaitu Rp. 1.270.000 per bulan untuk pertambangan dan penggalian. Secara ekonomi, masyarakat penambang minyak tradisional berada dalam kondisi sejahtera.