TY - THES TI - Pengaruh Metode Pembelajaran dan Jenis Kelamin terhadap Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Studi Eksperimen pada Peserta Didik SMA Negeri 1 Sutera Kab. Pesisir Selatan N2 - Berdasarkan data peneliti di lapangan terlihat bahwa hasil belajar yang diproleh peserta didik SMA Negeri 1 Sutera masih terlihat rendah, hal ini dikarenakan banyaknya peserta didik yang belum menguasai materi pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Selain itu rancanagan pelaksanaan pembelajaran juga belum terstruktur dan terarah atau masih acak-acakan dan dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran masih bersifat konvensional sehingga berdapak kepada peserta didik, artinya peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran masih belum begitu serius. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment). Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Sutera yang berjumlah 882 orang, dengan sampe l88 orang setelah dilakukan pembagian kelompok 60% jenis kelamin laki-laki dan 60% pada jenis kelamin perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan gerak, kemampuan kognitif, dan TKJI. Data di analisis dengan menggunakan analisis varian dua jalur (ANAVA 2x2). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar PJOK antara kelompok metode bermain dengan kelompok metode konvensional dimana Fhitung = 28,13 > Ftabel = 3,96, (2) terdapat pengaruh hasil belajar PJOK antara kelompok metode bermain dan metode konvensional pada jenis kelamin laki-laki dan perempuan dimana Fhitung = 1,45 > Ftabel = 1,66, (3) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan jenis kelamin dalam peningkatan hasil belajar PJOK dimana Fhitung = 9,71 > Ftabel = 3,96, (4) pada jenis kelamin laki-laki kelompok metode bermain lebih baik dari pada kelompok metode konvensional pada jenis kelamin perempuan terhadap peningkatan hasil belajar PJOK dimana (Qh = 10,29 > Qt = 2,95), (5) pada kelompok metode bermain dengan jenis kelamin perempuan lebih baik dari pada kelompok metode konvensional dengan jenis kelamin perempuan terhadap peningkatan hasil belajar PJOK dimana (Qh = 39,49 > Qt = 2,95), (6) pada jenis kelamin laki-laki kelompok metode bermain lebih baik dari pada kelompok metode konvensional pada jenis kelamin perempuan terhadap peningkatan hasil belajar PJOK dimana (Qh = 37,73 > Qt = 2,95), dan (7) pada kelompok metode konvensional dengan jenis kelamin laki-laki lebih baik digunakan dari pada kelompok metode konvensional dengan jenis kelamin perempuan terhadap peningkatan hasil belajar PJOK, dimana peserta didik SMA Negeri 1 Sutera Kab. Pesisir selatan dimana (Qh= 66,94 > Qt = 2,95). M1 - masters UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37124/ A1 - Utama, Jaka Putra PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2015/// ID - repounp37124 ER -