%A Nico Jimmy Satria %X Berdasarkan pengamatan di lapangan pemain sepakbola SDN 22 Tarusan belum menghasilkan prestasi, kondisi fisik belum mendukung kemampuan teknik, seperti penguasaan teknik Dribbling atau mengiring bola masih rendah oleh pemain SDN 22 Tarusan. Melihat permasalahan tersebut, perlu dicari solusi berupa metode pelatihan yang tepat dalam membimbing siswa agar mampu mendribling bola dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Pengaruh metode konvensional terhadap latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. 2) Pengaruh metode Active Learning terhadap latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. 3) Efektifitas latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola yang menggunakan metode latihan konvensional dengan yang menggunakan metode Active learning di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu (Quasi Exsperiment). Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepakbola SD Negeri 22 Tarusan Koto XI Tarusan. Waktu Penelitian dilaksanakan antara bulan Januari hingga Februari 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III sampai dengan kelas V SDN 22 Tarusan yang dianggap telah diperbolehkan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pelatihan sepakbola yang berjumlah 143 orang. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas Va dan siswa kelas Vb SDN 22 Tarusan. Masing-masing berjumlah 15 orang, maka total sampel penelitian ialah sebanyak 30 orang. Teknik analisis data dianalisis dengan mengunakan statistik inferensial yaitu uji beda mean (uji t atau t test). Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan hasil penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan metode konvensional terhadap latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan metode Active Learning terhadap latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan; 3) Metode Active learning lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional terhadap latihan kecepatan Dribbling pemain sepakbola di SDN 22 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. %D 2015 %T Pengaruh Metode Latihan Active Learning dan Konvensional terhadap Keterampilan Dribbling Siswa Pemain Sepakbola SDN 22 Tarusan Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan %L repounp37076 %I Universitas Negeri Padang