%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Meilani, Dedek %A FIK UNP, %B Pdd. Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP %D 2011 %F repounp:37026 %I Universitas Negeri Padang %K Daya tahan kekuatan, daya ledak otot lengan, chest pass, bola basket, Club Omega Payakumbuh %T Kontribusi Daya Tahan Kekuatan dan Daya Ledak Otot Lengan terhadap Kemampuan Chest Pass Atlet Bola Basket Club Omega Payakumbuh %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/37026/ %X Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan chest pass atet bolabasket Club Omega Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkaitan elemen kondisi fisik dan besarnya kontribusi daya tahan kekuatan dan daya ledak otot lengan terhadap kemampuan chest pass atlet bolabasket Club Omega Payakumbuh Jenis penelitian korelasional. Populasi seluruh atlet putra yang mengikuti latihan bolabasket di Club Omega Payakumbuh yang berjumlah 20 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan untuk variabel daya tahan kekuatan, daya ledak otot lengan dan kemampuan chest pass adalah push up test, two hand medicine ball put test, dan wall pass test. Data dianalisis dengan statistik korelasional dengan formula product moment dan dilanjutkan dengan analisis regresi linear pada taraf signifikansi 0.05 α. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terdapat hubungan signifikan daya tahan kekuatan otot lengan dengan kemampuan chest pass, P = 0.042, r = 0.458 > r tabel = 0.444, F hitung = 4.773 > F tabel = 4.38, t hitung = 2.185 > t = 1.743, dengan regresi Y = 16.623 + 0.185 X , nilai determinasi (r2) = 0.210, artinya elemen daya tahan kekuatan otot lengan berkontribusi 21% terhadap kemampuan chest pass, (2) terdapat hubungan signifikan daya ledak otot lengan dengan kemampuan chest pass, P = 0.019, r hitung 1 = 0.519 > r tabel = 0.444, F = 6.643 > F tabel = 4.38, t hitung = 2.577 > t = 1.743, dengan persamaan regresi Y = 13.981 + 2.124 X 2 tabel , nilai determinasi (r2) = 0.270, artinya elemen daya ledak otot lengan berkontribusi 27% terhadap kemampuan chest pass, dan (3) terdapat hubungan signifikan daya tahan kekuatan dan daya ledak otot lengan secara bersama dengan kemampuan chest pass atlet bolabasket Club Omega Payakumbuh, P = 0.012, r hitung = 0.636 > r tabel = 0.444, F hitung = 5.767 > F = 4.38, dengan persamaan regresi Y = 11.153 + 0.151 X 1 + 1.838 X , nilai determinasi (r2) = 0.404, artinya elemen daya tahan kekuatan dan daya ledak otot lengan secara bersama berkontribusi 40.4% terhadap kemampuan chest pass. Kesimpulan bahwa kedua elemen kondisi fisik baik secara sendiri-sendiri maupun bersama memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan chest pass atlet bolabasket Club Omega Payakumbuh dan berkontribusi sebesar 40.4%.