%T Mimikri dalam Novel Gadis Tangsi Karya Suparto Brata: Kajian Kritik Sastra Pascakolonialisme %I Universitas Negeri Padang %A Prima Wike Putri %X Novel Gadis Tangsi merupakan novel yang menceritakan tentang tokohtokoh yang melakukan peniruan terhadap bangsa penjajah. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu unsur mimikri dalam novel Gadis Tangsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mimikri dan dampak mimikri terhadap persoalan sosial tokoh utama dalam novel Gadis Tangsi karya Suparto Brata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data bersumber dari teks novel Gadis Tangsi karya Suparto Brata yang mengandung permasalahan mimikri. Data tersebut diperoleh berdasarkan paparan narator, tuturan tokoh, dan tindakan tokoh. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teori kritik sastra pascakolonialisme. Hasil yang diperoleh penelitian ini bahwa novel Gadis Tangsi merupakan novel yang mengandung wacana pascakolonialisme. Mimikri yang dialami tokoh utama, yaitu: mimikri budaya, mimikri bahasa, pengakuan terhadap kehadiran Barat, pandangan terhadap orientalisme, dan ingatan tentang negeri asal. Dampak mimikri terhadap persoalan sosial tokoh utama dalam novel Gadis Tangsi adalah terciptanya sebuah komunitas budaya bahasa campuran. Wacana ini mengukuhkan wacana orientalisme sekaligus mengukuhkan wacana pascakolonialisme. Dampak dari arus wacana kolonial tersebut adalah memakai dan memproduksi kebudayaan penjajah %L repounp36987 %D 2013