%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Haryono, Haryono %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Sosiologi-Antropologi S2 UNP %D 2016 %F repounp:36984 %I Universitas Negeri Padang %K SUKU LAUT, PEMUKIMAN, KEHIDUPAN MASYARAKAT %T Kehidupan Masyarakat Suku Laut pada Pemukiman Menetap di Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36984/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kehidupan masyarakat Suku Laut pada pemukiman menetap. Hal ini dipandang penting karena dapat dijadikan dasar berfikir bagi semua pihak mulai dari masyarakat Suku Laut, warga masyarakat Suku lain yang berdampingan dengan Suku Laut sampai pada pemerintah untuk memahami pola hidup Suku Laut setelah tinggal dirumah menetap. Beberapa permasalahan yang diamati oleh peneliti adalah bagaimana Suku Laut hidup dalam pola pemuikman baru yang bersifat menetap, bagaimana adaptasi Suku Laut dengan lingkungan yang baru dan bagaimana interaksi Suku Laut terhadap sesamanya serta terhadap masyarakat Suku lain yang berdampingan dengannya setelah tinggal dirumah menetap. Hal tersebut menjadi fokus penelitian karena kenyataan selama ini Suku Laut hidup diatas perahu dengan pola hidup nomaden atau berpindah-pindah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan februari 2016 dengan objek penelitian adalah masyarakat Suku Laut, Tokoh Lembaga Adat Suku Laut, dan Pemerintah setempat yang terdiri dari Camat dan Kepala Desa. Data yang dikumpulkan berkaitan dengan kehidupan masyarakat Suku Laut pada pemukiman menetap melalui kegiatan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan selama pelaksanaan penelitian, kemudian data diolah dan dapat disimpulkan bahwa masyarakat Suku Laut telah mampu beradaptasi dan berinteraksi dalam pola hidup menetap bersama masyarakat Suku lain yang telah lebih dulu tinggal dirumah menetap.walaupun beberapa kendala ditemui seperti sulit menyesuaikan pola asuh anak dikehidupan baru yang hasilnya perkembangan anak Suku Laut banyak terkena pengaruh buruk dari pola hidup barunya. Dampak dari perubahan pola pemukiman berpindah ke pemukiman menetap adalah mulai hilangnya bahasa Suku Laut asli dan memudarnya ikatan kekerabatan didalam kelompok masyarakat Suku Laut itu sendiri.