@phdthesis{repounp36956, title = {Pemero?lehan Leksikal Bahasa Minangkabau pada Anak Tunagrahita Ringan}, year = {2012}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {May}, keywords = {Pemero?lehan leksikal, bahasa Minangkabau, anak tunagrahita ringan, linguistik, pemerolehan bahasa}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36956/}, author = {Satria, Dadi}, abstract = {Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) kelas kata yang diperoleh oleh anak tunagrahita ringan, (2) jenis makna yang diperoleh oleh anak tunagrahita ringan, dan (3) medan makna yang dominan diperoleh anak tunagrahita ringan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskripstif. Data penelitian ini adalah pemerolehan kata, jenis makna, dan medan makna tindak tutur anak tunagrahita ringan. Data dikumpulkan dengan langkah (1) wawancara, (2) rekam, dan (3) catat. Setelah data terkumpul, dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) mentransliterasikan ujaran anak, (2) mengidentifikasi data yang akan diteliti, (3) mengklasifikasikan kosakata menurut kelas kata ke dalam tabel, (4) mengklasifikasikan makna kata yang telah diperoleh anak ke dalam tabel, (5) mengklasifikasikan medan makna yang telah diperoleh anak ke dalam tabel, (6) menentukan kategori kata yang telah diperoleh anak tunagrahita ringan, (7) menentukan jenis makna yang telah diperoleh anak tunagrahita ringan, dan (8) menentukan medan makna yang dominan diperoleh anak tunagrahita ringan. Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa (1) kelas kata yang dikuasai oleh anak tunagrahita ringan antara lain kelas kata nomina, verba, numeralia, ajektiva, interogativa, dan preposisi. Kelas nomina yang mereka kuasai adalah nomina orang, kekerabatan, tak bernyawa (nama bahasa), terbilang, tak bernyawa (waktu), hewan, dan persona (nomina tak bernyawa yang dipersonifikasikan). Kelas verba yang dikuasai anak adalah verba perbuatan, pasif, proses, dan aktif. Kelas numeralia yang diperoleh anak adalah numeralia utama (kardinal) dan numeralia kolektif. Kelas ajektiva dan interogativa yang diperoleh anak adalah ajektiva dan interogativa dasar. Kelas preposisi yang diperoleh anak adalah preposisi turunan. (2) Jenis makna yang dikuasai anak tunagrahita ringan adalah jenis makna referensial dan denotatif. (3) Subjek penelitian juga berada pada tahap medan makna. Artinya anak telah dapat pula menggolongkan kata-kata berdasarkan medan makna masing-masing.} }