%X Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika yang harus dikuasai oleh peserta didik. Namun, kenyataannya kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas VIII SMPN 8 Padang masih rendah, terlihat dari belum mampunya peserta didik mencapai indikator komunikasi yang di harapkan. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih terpusat kepada guru dan juga peserta didik belum terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga interaksi di dalam kelas belum optimal. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square agar peserta didik dapat mengkomunikasikan gagasannya secara baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square lebih baik daripada peserta didik yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian adalah quasi-eksperiment dengan rancangan penelitian Static Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 8 Padang tahun pelajaran 2019/2020. Kelas VIII.4 terpilih sebagai kelas eksperimen, kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis yang berbentuk soal essay. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh P-value=0,047 kurang dari karena P-value < maka H ditolak. Sehingga kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran konvensional. %D 2020 %K Think Pair Square, pembelajaran kooperatif, komunikasi matematis, SMP Negeri 8 Padang %L repounp36932 %A Cici Rahmadani %T Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 8 Padang %I Universitas Negeri Padang