%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Perbasya, Maicel Ade %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Olahraga Pascasarjana UNP %D 2020 %F repounp:36898 %I Universitas Negeri Padang %T Pengaruh Kebugaran Jasmani, Status Gizi, Konsentrasi terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Siswa Putra Kelas XI di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36898/ %X Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan menunjukkan bahwa hasil belajar Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan masih belum sesuai harapan. Ini terbukti dari hasil nilai ujian semester 1 masih dibawah rata-rata atau di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebugaran jasmani, status gizi, konsentrasi terhadap hasil belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi siswa putra kelas XI Di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Path Analysis. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa putra kelas XI di SMA Negeri 3 Bengkulu yang berjumlah sebanyak 89 orang. Teknik pengumpulan sampel adalah Purposive sampling yaitu sampel hanya diambil untuk putra pada kelas XI. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis jalur (Path Analysis ) model trimming. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Kebugaran jasmani berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (p= 0,000), 2) status gizi berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (p= 0,000), 3) Konsentrasi jasmani berpengaruh langsung terhadap hasil belajar (p= 0,000), 4) Kebugaran jasmani berpengaruh langsung terhadap konsentrasi (p= 0,015), 5) Status gizi berpengaruh langsung terhadap konsentrasi (p= 0,022), 6) Kebugaran jasmani berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar melalui konsentrasi (p=0,046), 7) Status gizi berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar melalui konsentrasi (p=0,029). Sebagai usaha meningkatkan hasil belajar maka perlu diperhatikan faktor yang dominan (koefisien jalurnya lebih besar).