@mastersthesis{repounp36894, title = {Peningkatkan Hasil Pembelajar Sepakbola melalui Pendekatan Bermain pada Siswa Kelas V SD Negeri 24 V Koto Kampung dalam Kabupaten Padang Pariaman}, year = {2015}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36894/}, author = {Burhan, Maldin Ahmad}, abstract = {Dalam pembelajaran sepakbola yang dilakukan hendaknya seorang guru penjasorkes memberikan pendekatan pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan dasar bermain sepakbola,Berdasarkan data hasil praktik permainan sepakbola siswa kelas V SD Negeri 24 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman tahun pelajaran 2014/2015 pada mata pelajaran Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, nilai yang diperoleh sebagian siswa masih rendah.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang peningkatan pembelajaran mengoper dan menggiring dalam sepakbola siswa kelas V SD Negeri 24 Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman melalui pendekatan bermain. Penelitian tindakan Kelas (PTK)merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama.Penelitian iniini dilaksanakan di SD Negeri 24 Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Sebagai subjek penelitian ini adalah kelas V, Tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 12 orang. Data yang diperoleh dari hasil observasi kegiatan belajar mengajar akan dianalisis.Hasil analisis ini akan dimasukkan dalam laporan penelitian, hasil belajar yang diperoleh akan dianalisis untuk melihat perubahannya,. Untuk itu digunakan rumus statistic. Hasil pembelajaran yang diperoleh siswa pada tindakan penggunaan pendekatan bermain dalam pembelajaran Sepakbola siklus II berjalan jauh lebih baik dari siklus I. Siswa yang sebelumnya belum mencapai standar ketuntasan maksimal, pada siklus II mampu mencapai standar dengan nilai rata-rata 87,27Sedangkan untuk persentase ketuntasan belajarnya sudah maksimal yaitu 100\%, artinya semua siswa memiliki nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dengan peningkatan 26,08\% dari siklus I demikian proses belajar menggunakan pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil belajar siswa.} }