%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Warman, Candra %A Pascasarjana UNP, %B S2 Pdd. Dasar Pascasarjana UNP %D 2015 %F repounp:36870 %I Universitas Negeri Padang %K Pembelajaran tematik, strategi KWL, aktivitas belajar, hasil belajar, SD Negeri 28 Sungai Lansek %T Meningkatkan Proses Pembelajaran Tematik dengan Menggunakan Strategi KWL (Know–Want to Know–Learned) di Kelas III SD Negeri 28 Sungai Lansek Kecamatan Kamang Baru %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36870/ %X Membaca merupakan salah satu kemampuan berbahasa karena dengan membaca seseorang dapat memperoleh informasi dan pengetahuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Fenomena menunjukan bahwa peserta didik di sekolah dasar pada umumnya belum memiliki kemampuan memahami bacaan secara komprehenshif. kemampuan ini merupakan sarana yang sangat mendasar dan penting bagi perkembangan dimasa datang, untuk berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu proaktif menjawab tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran tematik dalam hal memamahami bacaan, dengan menggunakan strategi KWL (Know-Want to know-Learned) di kelas III SDN 28 Sungai Lansek Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam proses berdaur (cyclical) yang terdiri dari empat tahapan, planing, action, observation/evaluation, dan reflection setiap siklusnya. Keefektifan tindakan pada setiap siklus diukur dari hasil pengamatan dan penilaian kemampuan memahami bacaan. Data hasil observasi dideskripsikan, diinterprestasikan, kemudian direfleksikan untuk menentukan tindakan perbaikan pada siklus berikutnya. Data hasil penilaian kemampuan membaca dianalisis dengan cara mendeskripsikan penilaian kemampuan memahami bacaan antar siklus. Kriteria keberhasilan pembelajaran mengacu pada hasil belajar berupa authentic assessment (scoring rubric) yang dicapai peserta didik pada setiap siklus. Kriteria keberhasilan adalah skor rata-rata yang dicapai peserta didik, berada pada kualifikasi Berhasil (B) dan Tuntas. Berdasarkan temuan, pembelajaran dengan menggunakan srategi KWL dapat meningkatkan kemampuan memahami bacaan peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian peserta didik pada siklus I 68,39% dengan ketuntasan 47,61%, siklus II, 972,38% dengan ketuntasan 61,90 %, siklus III, 89,80 % dengan ketuntasan 95,00 secara klasikal. Hal ini merupakan hasil pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian melalui proses tahapan prabaca, saat-baca dan pascabaca, dengan menggunakan strategi KWL (Know-Want to know-Learned).