%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Hadiastuti, Hadiastuti %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Seni dan Budaya S2 UNP %D 2014 %F repounp:36864 %I Universitas Negeri Padang %K TINGKULUAK TANDUAK BATINGKEK, PAKAIAN ADAT %T Tingkuluak Tanduak Batingkek Daerah Lintau Kabupaten Tanah Datar (Kajian Fungsi dan Makna). %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36864/ %X Tingkuluak tanduak batingkek, salah satu kajian pakaian adat perempuan khususnya Bundo Kanduang dan Pengantin perempuan yang merupakan hasil kebudayaan masyarakat daerah Lintau, Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Seiring dengan perkembangan zaman tingkuluak tanduak batingkek telah mengalami perkembangan, khusunya dalam segi pemakaian. Tingkuluak tanduak batingket telah dipakai dalam berbagai kegiatan serimonial, seperti: untuk menerima tamu dan untuk kegiatan menari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang tingkuluak tanduak batingkek (dalam kajian fungsi dan makna) yang berkenaan dengan sipemakai dan status sosial pada masyarakat Lintau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dari sejumlah informan yang terdiri dari para ahli adat, penghulu, bundo kanduang, dan masyarakat yang paham akan tingkuluak tanduak batingkek. Penelitian ini difokuskan pada: 1) fungsi Tingkuluak tanduak batingkek dalam budaya tradisi masyarakat di daerah Lintau, Kabupaten Tanah Datar, 2) fungsi Tingkuluak tanduak batingkek dalam perubahan sosial masyarakat di daerah Lintau, Kabupaten Tanah Datar dan 3) makna Tingkuluak tanduak batingkek dalam budaya tradisi dan perubahan sosial masyarakat di daerah Lintau, Kabupaten Tanah Datar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini, membuktikan terjadi perubahan pada tingkuluak tanduak batingkek dari segi fungsi dan makna. Dimana dalam penggunaannya, tidak terbatas pada upacara-upacara adat yang dipakai bundo kanduang dan pengantin perempuan. Begitu juga dalam pemakaiaan bentuk yang dibuat sekarang ini lebih bervariasi dari segi bentuk, warna dan ragam hias. Selain itu perubahan juga terjadi pada makna simbol dari tingkuluak tanduak batingkek, perubahan terjadi baik makna konotatif maupun makna denotatif. Penyebab terjadinya perubahan tersebut ditemukan bahwa adanya perubahan yang terjadi disebabkan oleh pengaruh secara internal yaitu perubahan yang dilakukan oleh masyarakat Lintau dan perubahan eksternal yaitu pengaruh dari penggunaan alat atau bahan serta pemakaian tingkuluak tanduak batingkek yang telah digunakan dalam berbagai kegiatan serimonial.