%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Maharani, Gladys Retno %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Kewarganegaraan S2 UNP %D 2016 %F repounp:36848 %I Universitas Negeri Padang %K INTERAKSI SOSIAL SISWA, BUSINESS SCHOOL %T Interaksi Sosial Siswa SMK DEK Business School Padang Kajian Multikultural. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36848/ %X Penelitian ini mengungkapkan interaksi sosial yang terjadi di tengahtengah siswa SMK DEK Business School Padang yang terdiri dari berbagai macam Suku, Budaya, Agama, Ras, dan Etnis. Interaksi sosial di sekolah akan memunculkan proses sosial asosiatif dan disosiatif. Sekolah SMK DEK adalah salah satu sekolah yang mencerminakan keberagaman di Indonesia. Siswa dan guru SMK DEK berasal dari berbagai macam Suku, Budaya, Agama, Ras dan Etnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interaksi sosial siswa SMK DEK Padang dalam kajian multikultural, mendeskripsikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap interaksi sosial siswa SMK DEK Padang, serta solusi dalam menghadapi masalah-masalah interaksi sosial siswa SMK DEK Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu siswa-siswi, guru, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, dan pengawas yayasan. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Berdasarkan hasil temuan di lapangan disimpulkan bahwa (1) Interaksi sosial siswa SMK DEK Padang dalam kajian multikultural dari segi kerja sama, persaingan, dan komunikasi. Bentuk interaksi sosial dalam kerja sama terlihat pada saat proses belajar di kelas tidak melihat keberagaman yang ada, tetapi hanya kemampuan akademik. Sedangkan di luar kelas juga tidak melihat keberagaman yang ada. Dalam hal persaingan, interaksi sosial antarsiswa cukup adil. Kesempatan yang sama kepada setiap siswa tanpa melihat perbedaan SARA dalam kelas maupun di luar kelas. Interaksi sosial dalam komunikasi terlihat dari bahasa dan logat asli siswa yang terkontaminasi oleh bahasa dan logat di lingkungan sekolah, sehingga tidak sesuai dengan hakikat multikultural (2) Faktor yang mempengaruhi interaksi sosial adalah faktor asosiatif dan faktor disosiatif. Faktor asosiatif dilihat dari adanya ketidakpercayaan siswa kepada siswa lain yang berbeda etnis dalam pembuatan tugas. Sedangkan sikap sportif terlihat dari sikap guru dalam memberikan hukuman ataupun nilai kepada siswa tanpa melihat SARA. Faktor disosiatif dapat dilihat dari prasangka sosial terhadap satu etnis di sekolah. Sedangkan dalam primodialisme, pengelompokkan siswa berdasarkan etnis tidak ditemukan. (3) Masalah dalam interaksi sosial dilihat dari interaksi sosial kerja sama, komunikasi dan sikap percaya. Salah satu solusi menghadapi masalah dalam interaksi sosial dengan cara penanaman nilai-nilai multikultural melalui pendidikan multikultural.