%X Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang penggunaan gaya bahasa pembawa acara Intens di stasiun RCTI berdasarkan struktur kalimat dan langsung tidaknya makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan teknik rekam dan teknik catat. Data penelitian berupa tuturan-tuturan pembawa acara Intens di stasiun RCTI yang direkam pada tanggal 13 Mei 2013–11 Juni 2013. Data yang diperoleh dianalisis dengan langkah sebagai berikut: (1) mentranskripsikan data hasil rekaman, (2) mengidentifikasi data pemakaian jenis gaya bahasa pembawa acara Intens, (3) mengklasifikasikan jenis gaya bahasa yang digunakan oleh pembawa acara Intens berdasarkan struktur kalimat dan langsung tidaknya makna, (4) menghitung jumlah gaya bahasa yang digunakan pembawa acara Intens, (5) penganalisisan gaya bahasa dominan yang digunakan pembawa acara Intens, (6) menyimpulkan hasil analisis data Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama gaya bahasa pembawa acara Intens berdasarkan struktur kalimat ditemukan 7 jenis yang terdiri dari 18 tuturan yaitu klimaks sebanyak 4 tuturan, antiklimaks sebanyak 2 tuturan, paralelisme sebanyak 8 tuturan, mesodiplosis sebanyak satu kali tuturan, antitesis sebanyak satu kali tuturan, anafora sebanyak satu kali tuturan, dan epistrofa sebanyak satu kali tuturan. Kedua, gaya bahasa pembawa acara Intens berdasarkan langsung tidaknya makna ditemukan 13 jenis yang terdiri dari 197 tuturan yaitu 90 tuturan hiperbola, 30 tuturan erotesis, 22 tuturan personifikasi, 18 tuturan simile, 15 tuturan eufemisme, 12 tuturan metafora, 3 tuturan eponim, 2 tuturan perifrasis, serta masing-masing satu kali tuturan anastrof, metonomia, asidenton, silepsis, dan ironi. Ketiga gaya bahasa dominan pembawa acara Intens yang ditemukan adalah gaya bahasa hiperbola yang terdiri dari 90 tuturan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan tiga hal, yakni (1) gaya bahasa yang digunakan pembawa acara Intens di stasiun RCTI berdasarkan struktur kalimat adalah 7 jenis gaya bahasa yaitu:klimaks, antiklimaks, paralelisme, mesodiplosis, antitesis, anafora dan epistrofa. (2) gaya bahasa yang digunakan pembawa acara Intens di stasiun RCTI berdasarkan langsung tidaknya makna adalah 13 jenis gaya bahasa, yaitu: hiperbola, personifikasi, simile, eufemisme, metafora, eponim, perifrasis, anastrof, metonomia, erotesis, asidenton, silepsis, dan ironi. (3) gaya bahasa dominan yang digunakan pembawa acara Intens adalah hiperbola %D 2014 %K GAYA BAHASA PEMBAWA ACARA INTENS %L repounp36658 %A Sesmita Sesmita %T Analisis Penggunaaan Gaya Bahasa Pembawa Acara Intens di Stasiun Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) %I Universitas Negeri padang