%X Penelitian ini berawal dari kenyataan di Kelas IV SD Islam Nibras Padang, bahwa guru tidak menghubungkannya dengan masalah nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Untuk itu peneliti melalui penelitian tindakan kelas ini ingin mencoba meningkatkan Hasil Belajar Soal Cerita Pecahan Berpenyebut Tidak SamaDengan Model Problem Based Learning Di Kelas IV SD Islam Nibras Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang terdiri dari II siklus, dan setiap siklus ada 4ada empat kegiatan, yakni: 1. Perencanaan, 2. Tindakan,3. Observasi, 4. Refleksi.Penilaian yang digunakan dalam pengumpulan dataadalah perencanaan pembelajaran, kegiatan evaluasi pembelajaran prilaku guru dan siswa selama proses pembelajaran. Dari nilai rata-rata Hasil Belajar Soal Cerita Pecahan Berpenyebut Tidak Samamengalami peningkatan.Hasil penilaian RPP meningkat menjadi 96% pada siklus II. Rata-rata penilaian aspek guru meningkat menjadi 97% pada siklus II. Sedangkan rata-rata aspek siswa pada siklus meningkat menjadi 92% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat pada rata-rata skor aspek kognitif meningkat menjadi 89% pada siklus II,rata-rata skor aspek afektif meningkat menjadi 86,3% pada siklus II, serta rata-rata skor aspek psikomotorik meningkat menjadi 90% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Soal Cerita Pecahan Berpenyebut Tidak SamaDengan Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Islam Nibras Kota Padang. %D 2015 %K Problem Based Learning, hasil belajar, soal cerita pecahan, pecahan berpenyebut tidak sama, siswa kelas IV, SD Islam Nibras, Kota Padang %L repounp36630 %A Nurma Yunita Sari %T Peningkatan Hasil Belajar Soal Cerita Pecahan Berpenyebut Tidak Sama dengan Model Problem Based Learning di Kelas IV SD Islam Nibras Kota Padang %I Universitas Negeri Padang