%X Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar penjasorkes siswa, diduga salah satu faktor penyebabnya adalah status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan status gizi dengan hasil belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan siswa di SDN 28 sungai Limau Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas I s/d VI di SDN 28 Sungai Limau Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman tahun ajaran 2010/2011 yang berjumlah 306 orang, teknik sampel yang digunakan yaitu Proportional Stratified Random Sampling, sample yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 25% dari jumlah populasi dengan jumlah sampel terdiri dari 34 orang putra dari kelas I s/d kelas V. Pengumpulan data dalam penelitian yaitu dengan mengukur berat badan dan tinggi badan siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut terdapat hubungan yang berarti (signifikan) antara status gizi terhadap hasil belajar yaitu, t hitung = 5.39 sedangkan t tabel tabel = 1,69 dengan taraf signifikan α 0,05 berarti t hitung = (5.39)> t tabel = (1,69) taraf signifikan α 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, jadi kesimpulannya terdapat hubungan yang berarti (signifikan) antara status gizi terhadap hasil belajar siswa di SDN 28 Sungai Limau Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. %D 2011 %K Status gizi, hasil belajar, Penjasorkes, siswa sekolah dasar, SD Negeri 28 Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman %L repounp36591 %A Wellia Angraini %T Hubungan Status Gizi dengan Hasil Belajar Penjasorkes di Sekolah Dasar Negeri 28 Sungai Limau Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman %I Universitas Negeri Padang