@phdthesis{repounp36513, title = {Tari Piriang di Ateh Karambia di Nagari Payo Kecamatan Lubuak Sikarah Kelurahan Tanah Garam Kota Solok: Tinjauan Koreografi}, year = {2010}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {January}, keywords = {Tari Piriang, ateh karambia, koreografi, Nagari Payo, Lubuak Sikarah, Kota Solok, budaya Minangkabau}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36513/}, author = {Syafitri, Vivien Eka}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan koreografi Tari Piriang Di Ateh Karambia. Tari Piriang Di Ateh Karambia yang dijadikan objek penelitian merupakan salah satu tari tradisional Minangkabau yang berasal dari Nagari Payo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi terlibat, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Objek penelitian adalah Tari Piriang Di Ateh Karambia Di Nagari Payo Kecamatan Lubuak Sikarah Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. Dengan instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan peralatan buku pencatat, camera video/photo, handphone, dan pena. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh lansung dari informan dilapangan tentang objek penelitian, sedangkan data sekunder adalah data yang diambil berdasarkan hasil bacaan, artikel, serta sumber-sumber lain yang dapat dijadikan sebagai kajian teori sehingga dapat mendukung penulisan ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka hasil yang diperoleh bahwa Tari Piriang Di Ateh Karambia dari aspek bentuk adalah bentuk terner. Karna penampilan dari seksi-seksi gerak dilakukan secara berkesinambungan dengan kata lain ada seksi yang berulang-ulang yaitu satu seksi "seksi A" sebagai transisi atau gerak penghubung. Tari Piriang Di Ateh Karambia terdiri dari 6 buah frase dan 6 (F) buah seksi. Seksi A Gerak Alang Babega terdiri dari 2 buah motif. Seksi B Gerak Ramo-ramo Bagaluik terdiri dari 4 buah motif. Seksi C Gerak Ranah Minang Mayang Taurai terdiri dari 4 buah motif. Seksi D Gerak Cancang terdiri dari 4 buah motif. Seksi E Gerak Pasagian terdiri dari 2 buah motif. Seksi F Gerak Penutup terdiri dari 2 buah motif. Dari aspek bentuk di lihat gerak, penari, kostum dan tata arias dan pola lantai. Gerak pada Tari Piriang Di Ateh karambia menceritakan masyarakat Nagari Payo yang sedang memanen buah kelapa. Jumlah penari dalam Tari Piriang Di Ateh Karambia adalah empat orang penari. Adapun busana yang dipakai adalah celana panjang berwarna hijau, baju lengan panjang berwarna hijau dan destar berwarna hijau. Dari aspek isi adalah ide, suasana dan pesan. Tari Piriang Di Ateh Karambia terinspirasi terhadap masyarakat Nagari Payo yang sedang memanen buah kelapa. Suasana tergambar kekompakan masyarakat dan bergotong royong. Dan pesan dalam Tari Piriang Di Ateh Karambia adalah sikap masyarakat yang saling tolong menolong dalam kehidupan.} }