%X Masalah dalam penelitian ini yaitu menurunnya pertasi atlet karate SMP Negeri 2 kota Bukittinggi dalam beberapa tahun belakang ini. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor diantaranya, kurangnya motivasi siswa, kurangnya kompetisi karate, kurangnya perhatian dari pemerintah, kurangnya perhatian dari sekolah, kurangnya perhatian orang tua, kurang lengkapnya sarana dan prasarana, namun peneliti hanya melihat dari sisi motivasi dan kondisi sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana motivasi siswa terhadap pengembangan diri olahraga karate. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan motivasi siswa terhadap pengembangan diri olahraga karate. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 kota Bukittinggi yang tergabung dalam kegiatan pengembangan diri yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling yang berjumlah 36 orang sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan angket yang dirancang sedemikian rupa sehingga bisa menyebabkan informasi yang lebih objektif dari responden. Analisis data penelitian menggunakan teknik distribusi frekuensi (statistik deskriptif) dengan perhitungan persentase P = F/N × 100%. Dari analisis data diperoleh hasil rata-rata jawaban penelitian masing-masing indikator dari yang mempengaruhi motivasi siswa terhadap kegiatan pngembangan diri karate di SMP Negeri 2 kota Bukittinggi yaitu minat instrinsik dengan tingkat pencapaian 59% diklasifikasikan sedang, minat ekstrinsik dengan tingkat pencapaian 57% diklasifikasikan sedang, dan kelengkpan sarana dengan tingkap pencapaian 56% diklasifikasikan sedang %D 2013 %K MOTIVASI SISWA DALAM PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI %L repounp36492 %A Adib Abdillah %T Motivasi Siswa dalam Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Diri Karate di SMP Negeri 2 Kota Bukittinggi %I Universitas Negeri Padang