%X Rendahnya kemampuan pemahaman interpretasi hubungan sebab-akibat siswa disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya proses pembelajaran sejarah yang masih berupa penyampaian informasi yang membuat siswa hanya mampu mengigat, tujuan dari pembelajaran sejarah salah satunya untuk melatih siswa berfikir kritis melalui hubungan sebab-akibat dalam pembelajaran sejarah. Salah satu upaya untuk dapat meningkatkan pemahaman interpretasi hubungan sebabakibat dalam pembelajaran sejarah melalui model Treffinger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Treffinger terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA N I koto Baru Dharmasraya. Manfaat penelitian ini adalah mendorong guru sejarah berinovasi dalam menggunakan model pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa dalam menemukan sendiri inti materi pelajaran (menemukan fakta, membangun konsep menemukan prinsip). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dimana data diperoleh melalui Eksperimen langsung pada siswa SMA N I Koto Baru Dharmasraya. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA N I Koto Baru Dharmasraya yang berjumlah 101 orang. Pemilihan sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan Random kelompok dengan asumsi bahwa setiap kelompok memiliki kemampuan dan kebiasaan belajar sejarah yang sama. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 kelas, untuk kelas eksperimen yaitu IPS 2 dan untuk kelas kontrol adalah IPS 3. Setelah dilakukan penelitian didapat bahwa pencapaian kelas Eksperimen lebih tinggi dari kelas Kontrol. Ini terlihat dari nilai rata-rata pretest dengan postest kelas eksperimen sebesar 16,36 dan perbedaan nilai rata-rata pretest dan postest kelas kontrol sebesar 7,56. Dengan demikian peningkatan hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dari hasil belajar kelas kontrol. Pada hasil belajar menginterpretasikan hubungan sebab-akibat terjadi peningkatan hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Ini terlihat pada nilai rata-rata pretest dengan nilai rata-rata postest kelas eksperimen sebesar 8,09 dan perbedaan nilai rata-rata pertest dengan nilai rata-rata postest kelas kontrol sebesar 3,13. Dengan demikian peningkatan hasil belajar interpretasi hubungan sebab-akibat kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar kelas kontrol . Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Treffinger berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam menginterpretasikan hubungan sebab-akibat dalam materi sejarah kelas XI SMAN I Koto Baru Dharmasraya. %D 2011 %K Model Treffinger, hasil belajar, mata pelajaran sejarah, siswa kelas XI, SMA Negeri 1 Koto Baru, Dharmasraya %L repounp36476 %A Vivaldi Vivaldi %T Pengaruh Penerapan Model Treffinger terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI di SMA Negeri 1 Koto Baru Dharmasraya %I Universitas Negeri Padang