%X Hasil belajar sosiologi siswa di SMA Negeri 2 Gunung Talang belum memuaskan khususnya dalam pemahaman konsep, indikasinya siswa belum mampu membangun dan mengembangkan pengetahuannya terhadap materi yang dipelajari sehingga siswa sedikit yang mampu memberikan contoh aplikatif dari materi tersebut dengan fenomena atau kejadian yang ada di sekitarnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan Learning Cycle 6 Fase yang bertujuan untuk membangun sendiri pemahaman siswa mengenai suatu konsep. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Learning Cycle 6 Fase terhadap Hasil Belajar Sosiologi pada Kelas X SMA Negeri 2 Gunung Talang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian berupa Pretest Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa pada kelas X di SMA Negeri 2 Gunung Talang Kabupaten Solok yang terdaftar pada tahun pelajaran 2010/2011. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random kelompok, dari empat kelas dipilih dua kelas yaitu X.3 adalah kelas eksperimen sebanyak 27 orang dan X.4 adalah kelas kontrol sebanyak 30 orang. Teknik analisis data penelitian adalah uji hipotesis melalui uji t pada taraf nyata 0,05. Hasil penelitian ini uji t dilakukan untuk skor setiap komponen konsep dasar materi pengendalian sosial (ciri-ciri, jenis-jenis, dan tujuan). Pada konsep dasar ciriciri diperoleh t hit = 1,31 sedangkan t = 1,67, berarti model pembelajaran Learning Cycle 6 fase tidak cocok di gunakan pada konsep dasar materi ciri-ciri. pada konsep dasar jenis-jenis diperoleh t hit tab =2,27 dan tujuan diperoleh t =1,89 dengan demikian model pembelajaran Learning Cycle 6 Fase sangat cocok digunakan pada konsep dasar materi jenis-jenis dan tujuan. Hasil penelitian secara keseluruhan pada soal konsep memberikan contoh menunjukkan bahwa, rata-rata skor tes akhir (posttest) secara umum pada kelas eksperimen adalah 68,70 sedangkan kelas kontrol 49,70 kemudian diperoleh uji t yaitu 3,44, sedangkan t i tab hit = 1,67 berarti t = 3,44 > 1,67 oleh karena itu, hipotesis diterima bahwa ”Terdapat Pengaruh dalam Penggunaan Model Pembelajaran Learning Cycle 6 Fase terhadap Hasil Belajar Sosiologi pada Kelas X SMA Negeri 2 Gunung Talang. Dengan demikian Learning Cycle 6 Fase dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa khususnya pada aspek pemahaman konsep. %D 2011 %K Learning Cycle, siklus belajar 6 fase, hasil belajar, siswa kelas X, SMAN 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok %L repounp36453 %A Vicky Febria %T Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Learning Cycle (Siklus Belajar) 6 Fase terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMAN 2 Gunung Talang Kabupaten Solok %I Universitas Negeri Padang