%X Learning Management System (LMS) adalah sebuah sistem yang dapat dimanfaatkan dalam penyelenggaraan e-Learning baik yang bersifat profit maupun Open Source. Saat ini terdapat beberapa LMS Open Source yang cukup popular seperti Moodle, Sakai, ATutor, Illias dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan masing-masing LMS tersebut jika dilihat dari pendekatan aspek pedagogi e-Learning yang mengacu kepada pendekatan pelaksanaan belajar tatap muka. Studi dilakukan terhadap fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing LMS Open Source dalam mengakomodasi kebutuhan pembelajaran e-Learning. Dalam penelitian ini digunakan suau metode evaluasi produk software bernama Qualitative Weight and Sum (QWS) seperti metode yang digunakan oleh Graf, tetapi proses menghitung bobot (weight) dalam penelitian ini menggunakan 3 indeks kualitatif berdasarkan tingkat ketersediaan fasilitas dengan rincian indeks 0 untuk tidak tersedianya fasilitas dan indeks 1 untuk ketersediaan fasilitas kemudian analisa perbandingan diamati dari kurva persentase ketersediaan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja secara umum Moodle memang lebih baik dibandingkan 2 LMS lainnya. Bahkan dengan indeks akumulatif 7,21 Moodle jauh lebih unggul dibandingkan dengan Dokeos yang memperoleh indeks 3,70 dan ATutor yang memperoleh indeks 4,63. Ditinjau dari sudut pandang aspek pedagogi e-Learning Moodle merupakan LMS dengan tingkat fasilitas paling tinggi dibandingkan dengan LMS lainnya. Dengan indeks akumulatif 2,78 Moodle unggul dari ketiga sisi aspek pedagogi e-Learning, baik dari sisi instructional, constructivist, maupun social contructivist. %D 2011 %K LMS, e-Learning, Open source, Pedagogi %L repounp36441 %A Veri Kurtis %T Analisa Perbandingan Kinerja Open Source Learning Management System Ditinjau dari Pendekatan Aspek Pedagogi E-Learning %I Universitas Negeri Padang