%X Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1) Apakah kontribusi pajak daerah setelah otonomi daerah lebih tinggi dibanding sebelum otonomi daerah, 2) Apakah kontribusi retribusi daerah setelah otonomi daerah lebih tinggi dibanding sebelum otonomi daerah. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten dan Kota di Wilayah Provinsi Sumatera Barat, penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder. Teknik analsis yang digunakan adalah analisis uji beda paired sampel t-test dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kontribusi pajak daerah setelah otonomi daerah lebih rendah di banding sebelum otonomi daerah, sehingga hipotesis ditolak. 2) Kontribusi retribusi daerah setelah otonomi daerah lebih rendah di banding sebelum otonomi daerah, sehingga hipotesis ditolak. Berdasarkan hasil penelitian di atas, diarahkan 1) Bagi pemerintah daerah, disarankan agar pemerintah sebaiknya dengan otonomi daerah memaksimalkan wewenang untuk mengurus rumah tangganya sendiri dengan menggali potensi daerahnya agar pendapatan asli daerah yang bersumber dari kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah meningkat. 2) Bagi peneliti berikutnya agar menggunakan sampel Kabupaten dan Kota dengan cakupan daerah yang lebih luas dan menggunakan jangka waktu pengujian yang lebih panjang, hal ini penting untuk dilakukan agar hasil yang ditemukan nantinya akan lebih baik dari penelitian ini. %D 2010 %K Pajak daerah, retribusi daerah, otonomi daerah, kontribusi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota, Sumatera Barat %L repounp36378 %A Umul Rahmi %T Analisis Perbedaan Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah (Studi Komparatif pada Pemerintahan Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat) %I Universitas Negeri Padang