%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Elly, Elly %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Ekonomi/ Geografi S2 UNP %D 2009 %F repounp:36349 %I Universitas Negeri Padang %K KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN %T Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 10 Pekanbaru Provinsi Riau. %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36349/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam bagaimana pelaksanaan KTSP pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 10 Pekanbaru dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan informan kunci sebanyak 7 orang yang terdiri dari 4 orang guru IPS, kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan ketua komite sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Berdasarkan data yang diperoleh diketahui bahwa proses penyusunan dokumen I KTSP dan pelaksanaan KTSP pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 10 Pekanbaru belum berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini terlihat dari; ; a) proses penyusunan dokumen I KTSP yang banyak mengadopsi tanpa ada revisi, b) proses penyusunan dokumen I KTSP belum melibatkan seluruh warga sekolah, dan c) belum tersosialisasi kepada semua warga sekolah, d) perumusan tema dalam pembelajaran terpadu IPS yang belum berfungsi sebagai perekat atau pengikat antar-Kompetensi Dasar, e) pengembangan silabus yang masih mengadopsi, f) penyusunan RPP belum menunjukkan keterpaduan, g) implikasi pembelajaran terpadu IPS terhadap guru yang dilaksanakan setengah hati, serta, h) proses pembelajaran terpadu IPS di kelas yang belum sesuai dengan tuntutan dan tujuan pembelajaran terpadu IPS. Implementasi pembelajaran terpadu IPS tidak berjalan sebagaimana mestinya dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain; a) kurangnya sosialisasi tentang KTSP kepada manajemen sekolah dan komite sekolah, b) latar belakang pendidikan guru IPS yang masih spesifik, c) kurangnya pelatihan tentang KTSP, d) kurangnya sosialisasi tentang KTSP dari sekolah, e) kurangnya motivasi guru dan manajemen sekolah untuk memperdalam wawasan tentang KTSP, dan, f) rendahnya kemampuan guru dalam menciptakan dan penggunaan media pembelajaran.