%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Novita, Petri %A FIS UNP, %B Pendidikan Geografi FIS UNP %D 2013 %F repounp:36341 %I Universitas Negeri Padang %T Pemanfaatan Waktu Luang Nelayan Tradisional di Kecamatan Pariaman Utara %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36341/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi dari observasi awal peneliti yang melihat para nelayan saat pulang melaut mereka menghabiskan hari dan waktunya dudukduduk di kedai bahkan ada yang berjudi. Sedangkan penghasilan yang diterima saat melaut sangat rendah. Padahal waktu luang mereka sangat bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan sampingan agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Melihat kondisi tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi serta membahas mengenai ketersediaan waktu luang nelayan tradisional, pemanfaatan waktu luang nelayan tradisional, keterampilan nelayan diluar sebagai nelayan, kendala-kendala yang ditemui nelayan dalam pemanfaatan waktu luang, dan upaya yang dilakukan nelayan dalam mengatasi kendala yang dihadapi di Kecamatan Pariaman Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan diperoleh melalui teknik Purposive Sampling. Informan penelitian meliputi nelayan biduk, nelayan ABK Bagan, dan nelayan pengolah ikan kering (meneri) di Kecamatan Pariaman Utara. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan hasil bahwa (1) faktor yang menyebabkan tersedianya waktu luang nelayan diantaranya disebabkan adanya badai, fluktuasi ikan dan bulan tarang (terang) yang dialami nelayan Kapal Bagan, (2) Pada saat tidak melaut selain memperbaiki alat tangkapnya, nelayan juga memiliki pekerjaan sampingan yang beragam seperti ada yang bekerja jadi penjual ikan, mengojek, kuli bangunan dan bertani, (3) Keterampilan yang dimiliki nelayan umumnya sederhana yaitu bisa bertukang dan bertani (4) Kendala yang ditemui nelayan dalam pemanfaatan waktu luang juga beragam sesuai modal yang kecil, peralatan yang masih belum ada (5) Upaya dalam mengatasi kendala tersebut adalah terpaksa meminjam ke koperasi dan bahkan sampai ke tengkulak walaupun harus membayar bunga yang cukup tinggi. Selain itu dengan peralatan dan lahan sawah yang belum ada, nelayan tersebut harus menyewa sawah dan peralatan (traktor) agar bisa bertani.