%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Silalahi, Ari P %A Program Pasca Sarjana, %B Pdd. IPS PPs UNP %D 2019 %F repounp:36332 %I Universitas Negeri padang %K KURIKULUM 2013 %T Analisis Penilaian Autentik Kurikulum 2013 dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMA Don Bosco Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36332/ %X Penelitian ini bertujuan untuk, 1) menganalisis penilaian autentik Kurikulum 2013 dalam mata pelajaran sejarah SMA Don Bosco Padang yang meliputi aspek afektif, aspek kognitif, dan aspek psikomotor, 2) menganalisis kendala guru mata pelajaran sejarah dalam pelaksanaan penilaian autentik Kurikulum 2013. Pada dasarnya penilaian autentik selalu memperhatikan keseimbangan antara penilaian kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang disesuaikan dengan perkembangan karakteristik peserta didik serta mampu mengukur aktivitas peserta didik di dalam dunia nyata dan dapat memberikan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, guru mata pelajaran sejarah dan peserta didik SMA Don Bosco Padang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data di analisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penilaian autentik yang di lakukan oleh guru dalam mata pelajaran sejarah di SMA Don Bosco Padang sudah sesuai dengan prosedur Kurikulum 2013. Prosedur penilaian autentik Kurikulum 2013 meliputi perencanaan, implementasi, dan analisis serta pelaporan, namun masih terdapat beberapa kendala guru dalam mengimplementasikan penilaian autentik dalam mata pelajaran sejarah yaitu adanya keterbatasan waktu, 2) penilaian autentik yang di lakukan guru sudah berjalan baik, hanya saja guru setidaknya membuat pencatatan bagi peserta didik yang memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penilaian afektif, kognitif dan psikomotor, 3) penilaian yang paling akurat yang di lakukan guru dalam penilaian sikap adalah observasi karena guru secara nyata memahami karakteristik tiap-tiap peserta didik di dalam maupun di luar kelas. Saran yang diajukan dalam penelitian ini, guru mata pelajaran sejarah harus sudah merancang penilaian di awal semester agar pelaksanaannya tidak terkendala waktu. Kemudian, guru harus membuat catatan di dalam jurnal tentang peserta didik yang memiliki kekurangan dan kelebihan serta guru mampu menyusun soal berpikir tingkat tinggi yang di mulai dari penguasaan fakta-fakta sampai metakognitif agar peserta didik dapat mengasah tingkat kemampuan berpikirnya terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi sehingga tujuan penilaian dapat tercapai