%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Ariananda, Riva %A FIS UNP, %B Pendidikan Geografi FIS UNP %D 2013 %F repounp:36280 %I Universitas Negeri Padang %K PROFIL PENGAMEN LAMPU MERAH %T Profil Pengamen Lampu Merah Kota Padang Skripsi Jurusan Geografi UNP Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36280/ %X Berkembangnya perekonomian Indonesia ternyata menimbulkan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan warganya.Kota Padang sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Barat terkena dampak yang sangat jelas.Kesejahteraan yang tidak merata menimbulkan fenomena sosial yang tak bisa dihindarkan.Hadirnya pengamen lampu merah dibeberapa titik lampu merah bukti kesejahteraan yang tidak merata. Penulis mencoba meneliti tentang profil pengamen lampu merah dibeberapa titik lampu merah Kota Padang Jenis penelitian ini tergolong deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang menggambarkan keadaan atau kondisi subjek berdasarkan fakta-fakta yang ada pada saat dilakukan penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Jumlah responden sebanyak 25 orang dari seluruh titik lampu merah yang dijadikan objek penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan dilihat dari latar belakang keluarga pengamen khususnya asal kampung keluarga pengamen, sebanyak 28% responden mengaku berasal dari luar pulau Sumatera. Jadi, sebagian besar pengamen berasal dari luar kota Padang. Sedangkan untuk alasan diizinkan atau tidaknya responden mengamen, sebanyak 60% keluarga pengamen tidak mengizinkan anaknya mengamen, tetapi 40% diantaranya mengizinkan anaknya mengamen. Dilihat dari tingkat pendidikan pengamen, sebanyak 80% responden pernah merasakan bangku sekolah, tapi untuk jenjang tingkatannya bervariasi.Sebanyak 50% responden mengaku lulus SMP, 40% lulus SMA/SMK, dan 8% lulus SD. Untuk alasan kenapa memilih lampu merah dijadikan lahan mencari uang, sebanyak 48% menjawab tidak ada tempat lagi untuk mencari uang, 24% menjawab lampu merah adalah tempat yang sangat strategis. Dan untuk alasan kenapa responden memilih pekerjaan pengamen, sebanyak 68% mengaku lowongan kerja belum ada, sedangkan 8% responden menjawab belum punya keahlian apa-apa selain bermain musik