@mastersthesis{repounp36243, title = {Perempuan Pemetik Teh di PTP Nusantara VI Kayu Aro Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi (1996-2011)}, year = {2016}, school = {Universitas Negeri Padang}, keywords = {PEREMPUAN PEMETIK TEH}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36243/}, author = {Efalina, Efalina}, abstract = {Ketidakadilan gender dalam bekerja dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan keluarga tercermin dari adanya diskriminasi dalam hal jaminan sosial dan hak cuti,. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sejarah dan kehidupan perempuan pemetik teh di perkebunan PTP Nusantara VI Kayu Aro serta dampaknya terhadap kehidupan keluarga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah. Teknik pengumpulan data adalah heuristik, kritik sumber, analisis-sintesis, interpretasi, dan historiografi. Informan penelitian ini terdiri dari 20 orang perempuan pemetik teh dan 1 orang manager PT. Perkebunan Nusantara PTPN VI Kayu Aro Kerinci. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan (obsevasi), wawancara, dan studi dokumentasi dan selanjutnya dilakukan teknik analisas uji keabsahan data yaitu dengan menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) perempuan di tempatkan sebagai buruh pemetik teh PTP Nusantara VI Kayu Aro dikarenakan secara umum pendidikanya rendah rata-rata tamatan Sekolah Dasar, disamping itu pekerjaan pemetik teh diperlukan ketekunan dan ketelitian. Selain itu perempuan diposisikan pada pekerjaan yang dianggap mudah, tidak perlu keterampilan (2) Semenjak di buka perkebunan teh oleh Belanda, perempuan telah bekerja sebagai pemetik daun teh.Mereka di tempatkan pada masing-masing afdeling, sehingga dalam bersosialisasi bukan hanya di tempat tinggal namun juga di lokasi pekerjaan. Dengan adanya peraturan yang mengikat dari perusahaan, , permasalahan dapat diatasi. 3) dampak positif kehidupan perempuan pemetik teh terhadap keluarga memberikan kontribusi terhadap pendapatan keluarga sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. Sedangkan dampak negatif kehidupan perempuan pemetik teh terhadap keluarga adalah disamping bekerja di perkebunan, juga menyelesaikan semua urusan di rumah tangga dengan waktu yang sangat terbatas.} }