%X Masalah yang penulis angkat dalam penelitian ini adalah: Pendekatan pembelajaran masih terlalu di dominasi guru (teacher centered), seperti guru lebih banyak menggunakan pendekatan ceramah tanpa diiringi pendekatan lain, pembelajaran yang dilakukan tidak menggunakan media yang efektif dan rendahnya motivasi siswa di dalam kegiatan pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan kemampuan siswa yang diajar menggunakan media interaktif dengan siswa yang mendapat pembelajaran tanpa media interaktif terhadap hasil belajar sejarah; (2) perbedaan hasil belajar siswa dengan motivasi tinggi yang diajar dengan menggunakan media interaktif dan media transparansi; (3) perbedaan hasil belajar siswa dengan motivasi rendah yang diajar dengan menggunakan media interaktif dan media transparansi; (4) Interaksi antara media pembelajaran dengan motivasi belajar sejarah siswa pada materi pokok Perkembangan Negara Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia siswa SMA Negeri I Gunung Talang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa IPS kelas XI SMA Negeri I Gunung Talang. Pengambilan sampel dilakukan dengan model random kelompok, dan didapatkan kelas XI IPS III sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk variabel hasil belajar sejarah dan angket motivasi untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan anova dua arah. Hasil penelitian, ditemukan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 80,79 dan kelas kontrol 76,84, untuk nilai rata-rata motivasi siswa kelas eksperimen 146,39 dan kelas kontrol 129,59. Berdasarkan uji statistik didapatkan; (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar sejarah siswa yang diajar menggunakan media interaktif dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan media noninteraktif (Fhitung > Ftabel , atau 56,707>3,44) ; (2) Terdapat perbedaan hasil belajar sejarah siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajar dengan media interaktif dibandingkan media noninteraktif (Fhitung>Ftabel atau 14,427 > 3,30); (3) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajar dengan media interaktif lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang memiliki motivasi belajar rendah yang diajar dengan media noninteraktif (Fhitung > Ftabel atau 11,994 > 3,32); (4) Tidak terdapat interaksi antara media interaktif dan motivasi belajar sejarah siswa (Fhitung > Ftabel atau 14,570>3,44) dan sinifikan > 0,05 (0,359 > 0,05). Berdasarkan hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah. %D 2013 %K MEDIA INTERATIF, MOTIVASI, HASIL BELAJAR SEJARAH %L repounp36145 %A Desma Yulia %T Pengaruh Penggunaan Media Interaktif dan Motivasi terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa SMA Negeri I Gunung Talang. %I Universitas Negeri Padang