%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Jumail, Jumail %A Universitas Negeri Padang, %B Bimbingan Konseling Pascasarjana UNP %D 2013 %F repounp:36113 %I Universitas Negeri Padang %T Kompetensi Profesional dalam Perspektif Konselor Sekolah dan Peranannya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri Se-Kota Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/36113/ %X Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan bahwa kompetensi perofesional yang dimiliki oleh konselor sekolah belum sepenuhnya optimal, Ini ditandai dengan masih terdapat ragam tenaga pendidik yang bukan berlatar belakang pendidikan S1 bimbingan konseling di tugaskan untuk menjadi konselor sekolah sehingga belum sepenuhnya menguasai konsep dan teknik dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa sesuai dengan teknik yang baku, akhirnya siswa enggan untuk datang ke ruang BK. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi profesional dalam perspektif konselor sekolah dan peranannya terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan terhadap seluruh konselor sekolah yang bertugas di SMA Se-Kota Padang dengan jumlah populasi sebanyak 81 orang. Sampel yang diambil adalah keseluruhan dari populasi yang disebut juga sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan mengunakan model skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan untuk melihat peranan dari kompetensi profesional konselor tersebut dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kompetensi profesional yang dimiliki oleh Konselor Sekolah mengenai; (1) kompetensi professional konselor sekolah dalam menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli berada dalam ketegori sedang, (2) kompetensi professional konselor sekolah dalam menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling berada dalam kategori sedang, (3) kompetensi professional konselor sekolah dalam merancang program bimbingan dan konseling berada dalam ketegori sedang, (4) kompetensi professional konselor sekolah dalam mengimplementasikan program bimbingan dan konseling yang komprehensif berada dalam ketegori sedang, (5) kompetensi professional konselor sekolah dalam menilai proses dan hasil kegiatan bimbingan dan konseling berada dalam ketegori sedang, (6) kompetensi professional konselor sekolah dalam memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional berada dalam ketegori sedang, (7) kompetensi professional konselor sekolah dalam menguasai konsep dan praksis penelitian dalam bimbingan dan konseling berada dalam ketegori sedang, dan (8) peran kompetensi konselor sekolah terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah sangat dibutuhkan karena konselor dapat mengetahui berbagai hal menyangkut konsep, teori, kode etik dan praksis dari pelayanan bimbingan konseling yang akan diberikan kepada siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada konselor sekolah untuk tidak merasa puas dengan hasil tersebut dan mencoba untuk lebih meningkatkan lagi kompetensi profesionalnya agar lebih memantapkan pelayanan yang diberikan kepada siswa. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam penelitian lanjutan dengan memfokuskan salah satu sub variabel yang akan diteliti.