%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Etmawati, Etmawati %A FIP, %B Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP UNP %D 2011 %F repounp:35978 %I Universitas Negeri Padang %T Peningkatan Hasil Belajar Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) bagi Siswa Kelas IV SD Al-Ishlah Kota Bukittinggi %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35978/ %X Penelitian ini berawal dari kenyataan yang penulis hadapi di sekolah bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama di kelas IV masih rendah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan guru untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan PMR. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama dengan pendekatan PMR bagi siswa kelas IV SD Al-Ishlah Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama dengan pendekatan PMR bagi siswa kelas IV SD Al-Ishlah Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dengan tahap-tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tahapan tersebut terdapat dalam dua siklus kegiatan dan tiga kali pertemuan. Subjek penelitiannya adalah guru dan siswa kelas IV SD Al-Ishlah Kota Bukittinggi yang terdaftar pada tahun ajaran 2010/2011. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa aspek kognitif yang meningkat dari siklus I sebesar 67,64% (cukup) menjadi 79,41% (baik) pada siklus I pertemuan 2 dan pada siklus II sebesar 91,2% (sangat baik). Pencapaian penilaian afektif dan psikomotor siswa meningkat dari siklus I pertemuan 1 dari 45% (kurang) menjadi 70% (cukup) pada siklus I pertemuan 2 dan pada siklus II pertemuan 1 menjadi 90% 9sangat baik). Pencapaian kegiatan guru meningkat dari siklus I pertemuan 1 sebesar 65% (cukup) menjadi 78% (baik) pada siklus I pertemuan 2 dan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 95% (sangat baik). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan PMR terbukti dapat meningkatkan hasil belajar penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama bagi siswa kelas IV SD Al-Ishlah Kota Bukittinggi.