%A Lely Refnita %X Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi cara dosen melakukan asesmen matakuliah English Grammar, khususnya Structure I; (2) mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan model asesmen yang digunakan untuk matakuliah Structure I; (3) mengembangkan model asesmen matakuliah Structure I yang sesuai dengan program pembelajarannya dan dapat membentuk kompetensi linguistik dan kompetensi komunikatif mahasiswa; dan (4) menemukan tingkat keefektifan model asesmen Structure I yang dikembangkan. Untuk mencapai semua tujuan tersebut rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dan model yang diterapkan adalah bentuk modifikasi dari model pengembangan yang dikemukakan oleh Borg dan Gall. Subjek penelitian meliputi semua mahasiswa semester kedua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP, Universitas Bung Hatta Padang yang mengikuti perkuliahan pada semester genap tahun akademik 2011/2012. Mereka dipilih dengan menggunakan teknik pemilihan sampel purposif. Ada tujuh tahap penelitian yang dilakukan sebagai prosedur penelitian ini, yaitu: (1) prapenelitan dan pengumpulan data awal; (2) merencanakan produk yang perlu dikembangkan, yaitu model asesmen matakuliah Structure I yang terintegrasi; (3) mengembangkan format awal produk; (4) melakukan validasi produk; (5) merevisi produk; (6) melakukan ujicoba terbatas terhadap produk; dan (7) diseminasi produk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model asesmen yang dikembangkan tidak hanya membuat mahasiswa mampu meningkatkan jumlah kalimat yang ditulis tetapi juga meningkatkan jumlah kalimat yang benar secara gramatika. Selanjutnya hasil uji signifikansi memperlihatkan bahwa nilai t‐hitung (18,9051822) lebih besar daripada nilai t‐tabel (1,9837) pada tingkat signifikansi 95% ( 0,05 dan derajat kebebasan 109 sehingga dapat disimpulkan bahwa bentuk asesmen yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan gramatika yang benar di dalam menulis paragraf. Ini berarti bahwa asesmen yang telah dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar Structure I sekaligus kompetensi linguistik mereka. Sehubungan dengan temuan penelitian ini, para dosen gramatika bahasa Inggris disarankan untuk memperhatikan temuan penelitian tersebut dalam merencanakan pembelajaran dan melaksanakan asesmen di kelas. Peneliti berikutnya disarankan untuk dapat mengelaborasi temuan penelitian ini dan melakukan penelitian lanjutan tentang asesmen gramatika bahasa Inggris dan bidang‐bidang terkait lainnya sehingga masalah‐masalah praktis pembelajaran di negara ini dapat diatasi. %D 2012 %T Pengembangan Model Asesmen Matakuliah English Grammar untuk Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Perguruan Tinggi %L repounp35966 %I Universitas Negeri Padang