%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Elin, Rahmi %A Fakultas Bahasa dan Sastra, %B Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP %D 2013 %F repounp:35965 %I Universitas Negeri Padang %T Tindak Tutur Direktif dalam Bahasa Minangkabau Siswa SMA Negeri 12 Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35965/ %X Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan (1) jenis tindak tutur direktif yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang, (2) strategi bertutur yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang, (3) konteks situasi tutur yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang, dan (4) fungsi tindak tutur direktif yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitat if dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tindak tutur siswa SMA Negeri 12 Padang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 12 Padang. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 12 padang. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, jenis tindak tutur direktif yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang ada lima macam, yaitu (1) memerintah, (2) memohon, (3) menuntut, (4) memberi nasihat, dan (5) memesan. Tindak tutur yang paling dominan digunakan adalah tindak tutur direktif memerintah. Kedua, strategi bertutur yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang adalah (1) bertutur terus terang tanpa basabasi;(2) bertutur dengan basa-basi kesantunan positif; (3) bertutur dengan samarsamar.Ketiga, konteks situasi bertutur yang digunakan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang, yaitu (a) penutur lebih berkuasa, akrab, suasana tegang, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi; (b) penutur lebih berkuasa, akrab, suasaana santai, penutur cenderung menggunakan starategi bertutur dengan basa-basi kesantunan positif; (c) penutur lebih berkuasa, tidak akrab, suasana tegang, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur dengan terus terang tanpa basa-basi; (d) penutur lebih berkuasa, tidak akrab, suasana santai, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur dengan terus terang tanpa basa-basi; (e) kekuasaan penutur lebih rendah, akrab, suasana tegang,penutur cenderung menggunakan strategi bertutur dengan basa-basi kesantunan positif; (f) kekuasaan penutur lebih rendah, tidak akrab, suasana santai, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur dengan terus terang tanpa basa-basi; (g) kekuasaan penutur lebih rendah, tidak akrab, suasana tegang, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi; (h) kekuasaan penutur lebih rendah, tidak akrab, suasana santai, penutur cenderung menggunakan strategi bertutur dengan terus terang tanpa basa-basi. Keempat, tindak tutur direktif dilakukan oleh siswa SMA Negeri 12 Padang untuk empat fungsi, yaitu (1) fungsi kompetitif; (2) fungsi kovival; (3) fungsi kolaboratif; dan (4) fungsi konfliktif. Tindak tutur direktif dominan digunakan untuk fungsi kompetitif.