%A Esa Noflita %X Permasalahan dalam penelitian ini adalah jumlah pelanggan GSM sudah meningkat pesat sehingga capacity tidak mencukupi untuk menampung subscriber (pelanggan) oleh karena itu diperlukan optimalisasi accessibility jaringan. Optimalisasi accesibility jaringan merupakan salah satu hal paling utama yang harus diperhatikan oleh operator penyelenggara GSM di seluruh dunia. Selain itu optimalisasi accesibility jaringan merupakan satu metode yang dapat digunakan oleh operator untuk meningkatkan kapasitas dan meningkatkan kualitas dengan cara menurunkan tingkat call block pada jaringan GSM. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Pada skripsi ini akan dibahas mengenai pengunaan cell splitting, dilihat dari parameter berupa tingkat utilisasi jaringan. Setelah itu cell splitting dilakukan dengan melakukan tiga metode, yaitu penambahan TRX, penambahan Band, dan penambahan Sel Baru. Berdasarkan hasil pengolahan data trafik bulan Desember 2010, beberapa sel di Cluster Padang Inner dilakukan peningkatan kapasitas dengan metode cell splitting. Dengan penambahan TRX pada sel Simpang Tabing, sel Lubuk Buaya dan sel Batang Marau, tidak terjadi overload pada ketiga sel tersebut karena terjadi perubahan tingkat utilisasi. Pada sel Pangilun, sel Ulak Karang2, Matahari, Bypass, Lubuk Buaya3, Univ Bung Hatta, Parkit D, Balimbing5, Kuranji D, Simpang Haru dan Air Tawar D dilakukan penambahan band atau Dualband terjadi perubahan utilisasi menjadi dibawah 80 % sehingga terjadi call blok menjadi lebih rendah. %D 2011 %T Analisis Optimalisasi Accessibility Jaringan Global System For Mobile Comunnication (GSM) dengan Metode Cell Splitting PT. TELKOMSEL Padang %L repounp35922 %I Universitas Negeri Padang