%X Pembelajaran Fisika dalam Kurikulum 2013 memiliki karakteristik yang menuntut penguasaan konsep secara menyeluruh dan mengasah kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Kenyataan yang terjadi adalah pembelajaran Fisika yang dilakukan belum dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hasil analisis karakteristik peserta didik memperlihatkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran Fisika masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah guru belum mampu melakukan penilaian autentik sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan menghasilkan essay assessment berbasis model creative problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran Fisika di SMA yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrumen penelitian divalidasi terlebih dahulu oleh lima validator sebelum digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa essay assessment berbasis model creative problem solving yang dikembangkan sangat valid (92,61), sangat praktis (86,86), dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik (73,08), kompetensi sikap (83.82), dan kompetensi keterampilan (78.93) dalam pembelajaran Fisika. %D 2016 %K Pengembangan Essay Assessment %L repounp35903 %A Fauziah Ulmi %T Pengembangan Essay Assessment Berbasis Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Kemampuan berpikir kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran Fisika di SMA %I Universitas Negeri Padang