%T Mantra Basirompak di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota %I Universitas Negeri Padang %A Serli Monika Sari %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa generasi muda saat ini sudah tidak mengenal dan mengetahui salah satu sastra lisan yang paling tua dalam sastra minangkabau yaitu mantra. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis struktur teks mantra dan aspek pendukung pembacaan mantra yang terdapat dalam mantra ritual basirompak di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 kota. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan perekaman hasil wawancara terstruktur dengan informan (dukun atau pawang yang mengetahui mantra basirompak di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota). Kemudian data ditranskripsikan dan kemudian diidentifikasi untuk dianalisis struktur mantra tersebut. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, disimpulkan hasil penelitian, sebagai berikut. Pertama, struktur penyajian mantra basirompak di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota terdiri atas bagian pembukaan, isi, dan penutup. Pada bagian pembukaan mantra dalam mantra basirompak bukan berupa pembacaan mantra atau puji-pujian kepada Allah SWT atau kepada nabi Muhammad SAW, tetapi mantra basirompak dimulai dengan teriakan dari salah seorang dukun sirompak kemudian disusul oleh tiupan saluang yang dimainkan tukang saluang sirompak, kemudian baru masuk ke bagian isi mantra. Pada bagian isi di analisis struktur teks mantra yang terdiri atas unsur diksi (pilihan kata) dalam mantra basirompak banyak mengandung unsur kata sapaan, kata permintaan, perintah dan ancaman, gaya bahasa yang terdapat dalam teks mantra tersebut diantaranya personifikasi, hiperbola, simile dan metafora, sedangkan unsur bunyi yang terdapat dalam mantra dianalisis unsur rima, aliterasi, asonansi, dan anafora. Pada bagian penutup mantra dalam mantra basirompak tersebut sama dengan bagian pembukaan mantra yaitu berupa teriakan salah seorang dukun sirompak yang kemudian disusul oleh tiupan saluang oleh peniup saluang sirompak. Kedua, mantra basirompak di Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota ini memiliki beberapa aspek pendukung pembacaan mantra yang harus dilaksanakan untuk mencapai kesempurnaan ritual tersebut. %L repounp35877 %D 2012